/media/TOSHIBA/Instalasi/apt_0.6.46.4-0.1-13_darwin-arm.deb
/media/TOSHIBA/Instalasi/babala-0.5.0.tar.gz
Rabu, 15 Mei 2013
Sabtu, 13 April 2013
ADOBE FLASH PLAYER
Solusi 1: Memperbarui Flash
- Buka laman unduhan program Flash Player di Adobe.com lalu unduh program penginstal Flash. Perhatian: Laman unduhan pada Adobe mungkin langsung mencentang kotak opsi untuk perangkat lunak opsional (misalnya Google Chrome atau McAfee Security Scan). Jika Anda tidak menghapus tanda centang pada kotak tersebut, perangkat lunak opsional yang terpilih juga akan terinstal pada komputer saat Anda membuka penginstal Flash.
- Setelah unduhan selesai, tutup Firefox. Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
- Buka berkas penginstal Flash yang diunduh, lalu ikuti petunjuknya.
Catatan: Jika Anda menjumpai masalah dengan penginstal Flash pada laman unduhan Adobe, Anda dapat langsung mengunduh program penginstal Flash Player lengkap dari Adobe.com.
Solusi 2: Menginstal Flash 10.3
Jika memperbarui ke versi terbaru Flash tidak dapat mengatasi masalah, Anda dapat mencoba untuk menginstal versi lawas Flash 10.3.Peringatan: Flash 10.3 tidak memiliki fitur pembaruan otomatis sehingga Anda tidak akan diperingatkan jika ada versi baru. Menggunakan versi Flash terbaru sangat penting untuk menjaga keamanan komputer Anda.
Catatan: Anda mungkin perlu menulis langkah-langkah berikut atau mencetaknya karena Anda harus keluar dari Firefox untuk memulai prosesnya.
Langkah ke-1: Menghapus instalasi Flash
Untuk menghapus instalasi Flash di Windows, Anda harus menggunakan program penghapus instalasi yang disediakan oleh Adobe.- Unduh program penghapus instalasi dari Adobe - uninstall_flash_player.exe (676 KB)
- Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
- Jalankan program penghapus instalasi Flash yang diunduh dan ikuti petunjuknya.
- Setelah selesai, Anda dapat memulai Firefox kembali dan lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah ke-2: Instal Flash 10.3
Petunjuk berikut menjelaskan cara mengunduh dan menginstal Flash 10.3.- Unduh Flash 10.3 dari situs Adobe - install_flash_player_10_plugin.exe (3 MB)
- Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
- Buka folder unduhan Anda dan klik ganda pada berkas install_flash_player_10_plugin.exe untuk memulai instalasi.
- Ikuti petunjuk program penginstal. Setelah instalasi selesai, Anda dapat membuka Firefox kembali.
Bagikan artikel ini: Gunakan tautan: http://mzl.la/LIoF7y untuk membagikan artikel ini. Saat tautan dibuka, tampilan artikel akan otomatis disesuaikan dengan sistem operasi dan bahasa yang sedang digunakan.
Jumat, 12 April 2013
Sabtu, 06 April 2013
kosakata bahasa jepang
Belajar bahasa jepang yuk!!:D
gue juga bakal ngeshare huruf hiragana jepang sebener nya masih ada
huruf jepang lain tpi nanti gue share deh gue mau share huruf hiragana
dulu nih :
あ (a) い (i) う (u) え (e) お (o)か
(ka) き (ki) く(ku) け (ke) こ (ko)
きゃ (kya) きゅ (kyu) きょ (kyo)
さ (sa) し (shi) す (su) せ (se) そ (so)
しゃ (sha) しゅ (shu) しょ (sho)
た (ta) ち (chi) つ (tsu) て (te) と (to)
ちゃ (cha) ちゅ (chu) ちょ (cho)
な (na) に (ni) ぬ (nu) ね (ne) の (no)
にゃ (nya) にゅ (nyu) にょ (nyo)
は (ha) ひ (hi) ふ (fu) へ (he) ほ ho
ひゃ (hya) ひゅ (hyu) ひょ (hyo)
ま (ma) み (mi) む (mu) め (me) も (mo)
みゃ (mya) みゅ (myu) みょ (myo)
や (ya) ゆ (yu) よ (yo)
ら (ra) り (ri) る (ru) れ (re) ろ (ro)
りゃ (rya) りゅ (ryu) りょ (ryo)
わ (wa) を (wo)
ん (n) が (ga) ぎ (gi) ぐ (gu) げ (ge) ご (go)
ぎゃ (gya) ぎゅ (gyu) ぎょ (gyo)
ini berkat penelusuran gue ke berbagai blog orang akhirnya gue nemuin nih bahasa gaul jepang yang suka di pake sama anak remaja jepang gitu deh langsung aja yah:
bahasa Jepang yang digunakan oleh anak muda di Jepang dalam percakapan sehari-hari mereka berbeda dengan bahasa Jepang yang kamu pelajari di buku pelajaran bahasa jepang pada umumnya. Bagi kamu yang mau belajar bahasa jepang gaul liat kata-kata berikut ini……..
1. uwaki otoko : cowok yang suka selingkuh
2. uwaki onna : cewek yang suka selingkuh
3. choukawaii : manis banget
4. ikemen : cowok cakep
5. otokotarashi : Play Girl
6. onnatarashi : Play Boy
7. hitomebore : cinta pandangan pertama
8. ai shitemo ii? : bolehkah aku mencintaimu?
9. boku no soba ni ite kurenai? : maukah kau berada di sisiku?
10.puropoozu shitemo ii? : bolehkah aku melamarmu?
11.tada anata o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( per )
tada kimi o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( laki2 )
12.anata ni aete, yokatta : aku beruntung bisa bertemu denganmu
13.hanaretakunai : aku gak mau putus denganmu
14.anata ni deatte, yokatta : aku senang bisa mengenalmu (dikatakan saat putus dengan pacar)
15.mou wakareta : udah putus
16.ganbatte ne! : semangat!
17.tsumanne : membosankan ( per )
tsumanna : membosankan ( laki2 )
18.mendoukusaina… : malasnya….
19.yatta!! : asyik!!! / berhasil!!
20.sugee : hebat
21.akiramenna!! : jangan putus asa!!
22.namaiki iun ja nee yo : jangan sombong-sombong
23.arienai : gak mungkin
24.nani atta no? : ada apa sih…?
25.oshiete kure! : kasih tau dong!
26.betsu ni : gak ada apa-apa
27.majide? : sumpah lo?
28.sokka : gitu ya… / oya…
29.maa ne : ya gitu deh
30.atarimaeda! : ya iyalah! (ya iya lah, masa ya iya dong)
31.yappa : sudah kuduga
32.shikata nai : apa boleh buat
33.kawaisou : kasian deh lo
34.iya / yada : gak mau
35.usotsuki : pembohong
36.urusai yo! : berisik tau! ( per )
urusee yo! :berisik tau! ( laki2 )
37.jiro-jiro mite nanda yo! apa lo liat-liat!
38.baka mitai : seperti orang bodoh / dasar oon
39.baka yaro : dasar goblok
40.kusso : brengsek / sialan
41.saiteidayo : kamu gak ada apa-apanya
42.sukebe : dasar omes (otak mesum)
43.yabai! : gawat!
44.kimochi warui : sebel
45.suman : sorry
ANATA = ANDA ?
Bagi kita yang sudah belajar bahasa Jepang, tentu ingin sekali mempraktekkannya bukan? Kalau bertemu dengan orang Jepang baik di tempat Anda sekolah, bekerja maupun beraktivitas, pasti ingin sekali mempraktekkan bahasa Jepang dengan bertanya hal yang sangat sederhana, misalnya "Siapa nama Anda ? Dimana Anda tinggal ? Apa hobi Anda ?", bukan ? Bagaimana Anda menanyakan kalimat-kalimat tadi dalam bahasa Jepang ? Apakah seperti berikut ? "Anata no namae wa nandesuka ?", "Anata wa doko ni sunde imasuka ? / "Anata no uchi wa dokodesuka ?", "Anata no shumi wa nandesuka ?"
Di dalam kalimat bahasa Jepang di atas, kata 'Anata' selalu digunakan untuk mengganti kata 'Anda'. Apakah ini kalimat bahasa Jepang di atas lazim digunakan? Mari kita simak ulasan berikut ini.
** Keterangan : BI ( Bahasa Indonesia), BJ (Bahasa Jepang)
1) BI : "Siapa nama Anda?"
BJ : "(Anata no) onamae wa ?"
2) BI : "Silakan tulis alamat Anda"
BJ : "(Anata no) gojusho wo kaite kudasai"
3) BI : "Pak Direktur, apakah Anda sakit ?"
BJ: "Shachou, (Anata wa) guai ga waruidesuka"
4) BI: "Apakah Anda, saudara Karim?"
BJ : "Anou, (anata wa) Karimu san desuka ?"
5) BI: "Apakah Anda suka durian?"
BJ: "(Anata wa) Dorian ga sukidesuka ?"
6) BI: "Anda besok pergi jam berapa?"
BJ: "(Anata wa) ashita nanjini ikimasuka"
Dari contoh di atas, terlihat bahwa perbedaan antara penggunaan kata "Anata" dengan 'Anda' terletak pada 'kehadirannya' dalam kalimat. Kalimat bahasa Indonesia yang mengandung kata 'Anda' di atas akan menjadi 'kalimat dengan tata bahasa yang salah' bila tanpa kata 'Anda', sedangkan kalimat bahasa Jepang tetap merupakan kalimat yang baik meski tanpa kata "Anata". Hal ini dikarenakan, pada wacana atau percakapan dalam bahasa Jepang penyebutan subjek / pelaku cukup di lakukan di kalimat awal saja. Sepanjang subjek / pelaku tidak berubah, untuk kalimat selanjutnya subjek / pelaku tidak perlu disebut. Selain itu, penyebutan kata "Anata" dalam tiap kalimat dan penggunaan kata "Anata" yang tidak pada tempatnya akan menimbulkan kesan 'meremehkan' atau 'sok akrab'.Untuk menghindari hal tersebut ada baiknya kita mengetahui penggunaan kata "Anata" tersebut.
1) "Anata" digunakan kepada orang yang tidak dikenal, tidak akrab, tidak mempunyai hubungan, atau yang usia dan kedudukannya sama atau lebih rendah sebagai sapaan 'sopan'.
Contoh: (Ada dompet jatuh, kita menanyakan kepada orang) "Kore, anata no ja arimasenka ?
2) "Anata" digunakan oleh atasan (menduduki posisi lebih atas) kepada bawahan (posisi bawah) Contoh:(Dalam wawancara kerja) "Anata wa imamade donna shigoto wo shite irasshaimashita ?
3) "Anata" digunakan untuk menyatakan makna 'Anda' sebagai 'khalayak' dalam tulisan (angket,iklan) ataupun lisan (pidato). Contoh: (Angket) Anata wa mainichi ko-hi- wo nomimasuka ? O Hai O Iie (Pidato) Anatagata wa dou omowareruka wakarimasen ga, watakushiawa kore ni sanseidekimasen.
4) "Anata" digunakan oleh wanita baik secara lisan maupun tertulis (puisi, lirik lagu) terhadap suami atau kekasihnya . Contoh: (Pagi hari saat suami akan berangkat kerja) "Anata, kyou nanjini okaerini narimasuka ?" (Lirik lagu "Anata" ) "Anata..., anata wa... itehoshii".
Untuk menghindari penyebutan kata "Anata" yang berulang, ada beberapa cara agar kita bisa menghindari penyebutan kata "Anata" tersebut.
a) Menggunakan kata yang mengandung makna "Anata". Misalnya, Onamae (nama Anda), Gojusho (alamat Anda), nama + san(sebagai ganti kata "Anata") dsbnya.
b) Menggunakan sebutan jabatan, kedudukan dsbnya. Misalnya, Sensei, Shachou, Senpai, dsb.
c) Menggunakan kata untuk menarik perhatian lawan bicara. Misalnya,Sumimasen, anou... Chotto..,dsbnya.
(ka) き (ki) く(ku) け (ke) こ (ko)
きゃ (kya) きゅ (kyu) きょ (kyo)
さ (sa) し (shi) す (su) せ (se) そ (so)
しゃ (sha) しゅ (shu) しょ (sho)
た (ta) ち (chi) つ (tsu) て (te) と (to)
ちゃ (cha) ちゅ (chu) ちょ (cho)
な (na) に (ni) ぬ (nu) ね (ne) の (no)
にゃ (nya) にゅ (nyu) にょ (nyo)
は (ha) ひ (hi) ふ (fu) へ (he) ほ ho
ひゃ (hya) ひゅ (hyu) ひょ (hyo)
ま (ma) み (mi) む (mu) め (me) も (mo)
みゃ (mya) みゅ (myu) みょ (myo)
や (ya) ゆ (yu) よ (yo)
ら (ra) り (ri) る (ru) れ (re) ろ (ro)
りゃ (rya) りゅ (ryu) りょ (ryo)
わ (wa) を (wo)
ん (n) が (ga) ぎ (gi) ぐ (gu) げ (ge) ご (go)
ぎゃ (gya) ぎゅ (gyu) ぎょ (gyo)
ini berkat penelusuran gue ke berbagai blog orang akhirnya gue nemuin nih bahasa gaul jepang yang suka di pake sama anak remaja jepang gitu deh langsung aja yah:
bahasa Jepang yang digunakan oleh anak muda di Jepang dalam percakapan sehari-hari mereka berbeda dengan bahasa Jepang yang kamu pelajari di buku pelajaran bahasa jepang pada umumnya. Bagi kamu yang mau belajar bahasa jepang gaul liat kata-kata berikut ini……..
1. uwaki otoko : cowok yang suka selingkuh
2. uwaki onna : cewek yang suka selingkuh
3. choukawaii : manis banget
4. ikemen : cowok cakep
5. otokotarashi : Play Girl
6. onnatarashi : Play Boy
7. hitomebore : cinta pandangan pertama
8. ai shitemo ii? : bolehkah aku mencintaimu?
9. boku no soba ni ite kurenai? : maukah kau berada di sisiku?
10.puropoozu shitemo ii? : bolehkah aku melamarmu?
11.tada anata o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( per )
tada kimi o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( laki2 )
12.anata ni aete, yokatta : aku beruntung bisa bertemu denganmu
13.hanaretakunai : aku gak mau putus denganmu
14.anata ni deatte, yokatta : aku senang bisa mengenalmu (dikatakan saat putus dengan pacar)
15.mou wakareta : udah putus
16.ganbatte ne! : semangat!
17.tsumanne : membosankan ( per )
tsumanna : membosankan ( laki2 )
18.mendoukusaina… : malasnya….
19.yatta!! : asyik!!! / berhasil!!
20.sugee : hebat
21.akiramenna!! : jangan putus asa!!
22.namaiki iun ja nee yo : jangan sombong-sombong
23.arienai : gak mungkin
24.nani atta no? : ada apa sih…?
25.oshiete kure! : kasih tau dong!
26.betsu ni : gak ada apa-apa
27.majide? : sumpah lo?
28.sokka : gitu ya… / oya…
29.maa ne : ya gitu deh
30.atarimaeda! : ya iyalah! (ya iya lah, masa ya iya dong)
31.yappa : sudah kuduga
32.shikata nai : apa boleh buat
33.kawaisou : kasian deh lo
34.iya / yada : gak mau
35.usotsuki : pembohong
36.urusai yo! : berisik tau! ( per )
urusee yo! :berisik tau! ( laki2 )
37.jiro-jiro mite nanda yo! apa lo liat-liat!
38.baka mitai : seperti orang bodoh / dasar oon
39.baka yaro : dasar goblok
40.kusso : brengsek / sialan
41.saiteidayo : kamu gak ada apa-apanya
42.sukebe : dasar omes (otak mesum)
43.yabai! : gawat!
44.kimochi warui : sebel
45.suman : sorry
Ohayo:Selamat pagi
Konichiwa:Selamat siang
Konbanwa:Selamat malam
Moshi moshi:Halo(percakapan di telepon)
Arigato:Terima kasih
Sankyuu:Thank you
Hai:ya
Iie:tidak
Douzo:Silahkan
Oyasumi:Selamat tidur
Itadakimasu:Selamat makan
Gochisousama:(Diucapkan sehabis makan)
Gomen:maaf
Sumimasen:Maaf,permisi
Onegai shimasu:Saya mohon,please
Itekimasu:Saya pergi dulu(sebelum meninggalkkan rumah)
Tadaima:Saya pulang(diucapkan ketika tiba di rumah)
Okaeri:Selamat datang(diucapkan oleh orang yang di rumah
Ja ne!:Sampai nanti,see you!
Doushite?:Kenapa?
Dare?:Siapa?
Wakatta:Oke,mengerti
Wakaranai:Tidak mengerti
Chotto matte:Tunggu sebentar
Ima doko?:Di mana?
Kawaisou ni:kasihan
Masaka:Ngga mungkin....
Hontou ni?:Benar begitu?Really?
Sugoi,suge~:Keren
Uso:Bohong,no way
Jyodan:Bercanda
Yokatta:Syukurlah
Daijobu:Baik-baik
Kawaii:Imut-imut
Kakkoi:Tampan
Kirei:Cantik
Kowai:takut
Itai:Sakit
Baka:Bodoh
Ganbatte:Semangat ya!
Ikimashou:Let's go!
Naruhodo:Begitu.....,I see...,so
Ryoukai!:Roger!
Tasukete:Help me
Yatta:Hore!Yes!
Konichiwa:Selamat siang
Konbanwa:Selamat malam
Moshi moshi:Halo(percakapan di telepon)
Arigato:Terima kasih
Sankyuu:Thank you
Hai:ya
Iie:tidak
Douzo:Silahkan
Oyasumi:Selamat tidur
Itadakimasu:Selamat makan
Gochisousama:(Diucapkan sehabis makan)
Gomen:maaf
Sumimasen:Maaf,permisi
Onegai shimasu:Saya mohon,please
Itekimasu:Saya pergi dulu(sebelum meninggalkkan rumah)
Tadaima:Saya pulang(diucapkan ketika tiba di rumah)
Okaeri:Selamat datang(diucapkan oleh orang yang di rumah
Ja ne!:Sampai nanti,see you!
Doushite?:Kenapa?
Dare?:Siapa?
Wakatta:Oke,mengerti
Wakaranai:Tidak mengerti
Chotto matte:Tunggu sebentar
Ima doko?:Di mana?
Kawaisou ni:kasihan
Masaka:Ngga mungkin....
Hontou ni?:Benar begitu?Really?
Sugoi,suge~:Keren
Uso:Bohong,no way
Jyodan:Bercanda
Yokatta:Syukurlah
Daijobu:Baik-baik
Kawaii:Imut-imut
Kakkoi:Tampan
Kirei:Cantik
Kowai:takut
Itai:Sakit
Baka:Bodoh
Ganbatte:Semangat ya!
Ikimashou:Let's go!
Naruhodo:Begitu.....,I see...,so
Ryoukai!:Roger!
Tasukete:Help me
Yatta:Hore!Yes!
ANATA = ANDA ?
Bagi kita yang sudah belajar bahasa Jepang, tentu ingin sekali mempraktekkannya bukan? Kalau bertemu dengan orang Jepang baik di tempat Anda sekolah, bekerja maupun beraktivitas, pasti ingin sekali mempraktekkan bahasa Jepang dengan bertanya hal yang sangat sederhana, misalnya "Siapa nama Anda ? Dimana Anda tinggal ? Apa hobi Anda ?", bukan ? Bagaimana Anda menanyakan kalimat-kalimat tadi dalam bahasa Jepang ? Apakah seperti berikut ? "Anata no namae wa nandesuka ?", "Anata wa doko ni sunde imasuka ? / "Anata no uchi wa dokodesuka ?", "Anata no shumi wa nandesuka ?"
Di dalam kalimat bahasa Jepang di atas, kata 'Anata' selalu digunakan untuk mengganti kata 'Anda'. Apakah ini kalimat bahasa Jepang di atas lazim digunakan? Mari kita simak ulasan berikut ini.
** Keterangan : BI ( Bahasa Indonesia), BJ (Bahasa Jepang)
1) BI : "Siapa nama Anda?"
BJ : "(Anata no) onamae wa ?"
2) BI : "Silakan tulis alamat Anda"
BJ : "(Anata no) gojusho wo kaite kudasai"
3) BI : "Pak Direktur, apakah Anda sakit ?"
BJ: "Shachou, (Anata wa) guai ga waruidesuka"
4) BI: "Apakah Anda, saudara Karim?"
BJ : "Anou, (anata wa) Karimu san desuka ?"
5) BI: "Apakah Anda suka durian?"
BJ: "(Anata wa) Dorian ga sukidesuka ?"
6) BI: "Anda besok pergi jam berapa?"
BJ: "(Anata wa) ashita nanjini ikimasuka"
Dari contoh di atas, terlihat bahwa perbedaan antara penggunaan kata "Anata" dengan 'Anda' terletak pada 'kehadirannya' dalam kalimat. Kalimat bahasa Indonesia yang mengandung kata 'Anda' di atas akan menjadi 'kalimat dengan tata bahasa yang salah' bila tanpa kata 'Anda', sedangkan kalimat bahasa Jepang tetap merupakan kalimat yang baik meski tanpa kata "Anata". Hal ini dikarenakan, pada wacana atau percakapan dalam bahasa Jepang penyebutan subjek / pelaku cukup di lakukan di kalimat awal saja. Sepanjang subjek / pelaku tidak berubah, untuk kalimat selanjutnya subjek / pelaku tidak perlu disebut. Selain itu, penyebutan kata "Anata" dalam tiap kalimat dan penggunaan kata "Anata" yang tidak pada tempatnya akan menimbulkan kesan 'meremehkan' atau 'sok akrab'.Untuk menghindari hal tersebut ada baiknya kita mengetahui penggunaan kata "Anata" tersebut.
1) "Anata" digunakan kepada orang yang tidak dikenal, tidak akrab, tidak mempunyai hubungan, atau yang usia dan kedudukannya sama atau lebih rendah sebagai sapaan 'sopan'.
Contoh: (Ada dompet jatuh, kita menanyakan kepada orang) "Kore, anata no ja arimasenka ?
2) "Anata" digunakan oleh atasan (menduduki posisi lebih atas) kepada bawahan (posisi bawah) Contoh:(Dalam wawancara kerja) "Anata wa imamade donna shigoto wo shite irasshaimashita ?
3) "Anata" digunakan untuk menyatakan makna 'Anda' sebagai 'khalayak' dalam tulisan (angket,iklan) ataupun lisan (pidato). Contoh: (Angket) Anata wa mainichi ko-hi- wo nomimasuka ? O Hai O Iie (Pidato) Anatagata wa dou omowareruka wakarimasen ga, watakushiawa kore ni sanseidekimasen.
4) "Anata" digunakan oleh wanita baik secara lisan maupun tertulis (puisi, lirik lagu) terhadap suami atau kekasihnya . Contoh: (Pagi hari saat suami akan berangkat kerja) "Anata, kyou nanjini okaerini narimasuka ?" (Lirik lagu "Anata" ) "Anata..., anata wa... itehoshii".
Untuk menghindari penyebutan kata "Anata" yang berulang, ada beberapa cara agar kita bisa menghindari penyebutan kata "Anata" tersebut.
a) Menggunakan kata yang mengandung makna "Anata". Misalnya, Onamae (nama Anda), Gojusho (alamat Anda), nama + san(sebagai ganti kata "Anata") dsbnya.
b) Menggunakan sebutan jabatan, kedudukan dsbnya. Misalnya, Sensei, Shachou, Senpai, dsb.
c) Menggunakan kata untuk menarik perhatian lawan bicara. Misalnya,Sumimasen, anou... Chotto..,dsbnya.
percakapan jepang sehari2
SALAM DAN UNGKAPAN SEHARI-HARI
SALAM DAN UNGKAPAN SEHARI-HARI
(hibi no aisatsu to kaiwa hyoōgen)
1.1 SALAM PERTEMUAN - (atta oki)
Ohayō gozaimasu - selamat pagi
Konnichi wa - selamat siang
Konban wa - selamat malam
©ketiga salam diatas bisa berarti “hai” atau “halo” dalam bahasa Indonesia (pengucapannya di sesuaikan dengan waktu bertemu).
Contoh percakapan – (reibun):
I.
Murata : Ari-san, ohayō gozaimasu - Saudar Ari, selamat pagi
Ari : Ohayō gozaimasu - Selamat pagi
II.
Shizuka : Ohayō - Selamat pagi!
O-dekake desu ka - apakah saudara mau pergi/keluar?
Mari : Hai, chotto soko made - Ya, hanya pergi kesitu.
III.
Kazuma : Ohayō gozaimasu. - Selamat pagi!
Heri : Ohayō gozaimasu. - Selamat pagi!
Kazuma : Kyō wa atsui desu ne. - hari ini panas ya.
Heri : Sō desu ne - Iya
O-dekake desu ka - Apakah anda mau pergi?
Kazuma : Hai, gakkō e ittekimasu - Ya pergi kuliah
Heri : Itterasshai. - Selamat berangkat!
Kazuma : Ittekimasu. - Berangkat dulu ya
© “konnichi wad an konban wa” biasanya tidak digunakan dalam keluarga.
1.2 SALAM PERPISAHAN – (wakareru toki)
Oyasuminasai - Selamat tidur/istirahat, selamat malam
Sayonara - Selamat tinggal
Baibai - Selamat tinggal,daah! (bye bye)
Ja(dewa) mata - Sampai jumpa
Mata atode - Sampai jumpa nanti
Mata ashita - Sampai jumpa besok
Mata raishū - Sampai jumpa minggu depan
Contoh percakapan – (reibun)
I.
Rina : Dewa, mata ashita. - kalau begitu, sampai jumpa besok.
Tokio : Mata ashita. - sampai jumpa besok.
II.
Hana : Mata ashita. - Sampai jumpa besok
Ki o tsukete kudasai - Hati-hati dijalan ya.
Ari : Hai - Ya.
1.3 SALAM BILA LAMA TIDAK BERJUMPA – (hisashiburi ni atta toki)
Ungkapan bila lama tidak berjumpa yang semuanya berarti “Lama tidak jumpa ya”, yaitu:
O-hisashiburi desu ne
Gobusata shite imasu
Gobusata shite orimasu
Contoh percakapan – (reibun)
I.
Takuya : O-hisashiburi desu ne - Lama tidak berjumpa ya.
O-genki desu ka. Apa kabar?
Yukiko : Hai, genki desu - Ya, baik.
II.
Rena : Gobusata shite imasu - Lama tidak berjumpa ya
Juria : Kochirakoso, gobusata shite imasu - Ya sama, lama tidak berjumpa.
O-genki desu ka - Bagaimana kabarnya?
Rena : Hai, okagesama de genki desu - Ya, berkat doa Anda, saya baik-baik
Saja
III.
Budi : Hisashiburi desu ne - Lama tidak berjumpa ya.
Toshiya : Hai, gobusata shite orimasu - Ya, lama tidak berjumpa.
Budi : O-kawari arrimasen ka - Apakah selama ini Anda baik-baik
Saja
Toshiya : Hai. - Ya.
1.4 SALAM KETIKA MAKAN - (taberu toki)
Taberu-mae : Itadakimasu - Sebelum makan : Selamat makan!
Tabeto ato : Gochisōsama deshita - sesudah makan : Sudah kenyang
1.5 SALAM SETELAH BEKERJA - (shigoto ga owatta toki)
A: Otsukaresama deshita - Selesai kerja/sudah letih bekerja.
B: Dōmo, mata ashita - Terima kasih, sampai jumpa besok lagi!
1.6 SALAM KETIKA PERGI - (iku toki)
A: ittekimasu - Berangkat/pergi dulu
B: Itterasshai - selamat jalan/silakan pergi!
1.7 SALAM KETIKA DATANG - (kuru toki)
A: Tadaima - Aku pulang/aku kembali!
B: Okaerinasai - Selamat dating/selamat datang kembali!
1.8 UNGKAPAN SEHARI-HARI – (hibi no hyōgen)
Arigatō gozaimasu - terima kasih
Sumimasen - maaf/permisi/numpang Tanya
Onegai shimasu - tolong ya (minta bantuan)
Shitsurei shimasu - permisi
O-tanjōbi, omedetō - selamat ulang tahun!
Go-kekkon, omedetō - Selamat menikah/selamat berbahagia!
o-shōgatsu, omedetō - selamat tahun baru!
Contoh percakapan – (reibun)
I.
Riki : Dōzo. - Silahkan!
Anri : Arigatō - Terima kasih.
Riki : Dō itashimashite - Sama-sama
II.
Maki : Hon o kashite kurete, - Terima kasih atas pinjaman bukunya
Arigatō gozaimasu.
Takashi : Dō itashimashite - Sama-sama
Rabu, 03 April 2013
uts smt genap
jian Tengah Semester Genap
Tahun Akademik 2011/2012
Mata Kuliah : Struktur Data
Program Studi / Jenjang : Teknik Informatika/ S1
Semester / Kelas : 2 / Malam
Hari, tanggal : April 2012
Waktu / Sifat : 90 Menit / Tutup Buku
Dosen Penguji : Supriyadi, S.T.
- Bacalah Soal dengan seksama, kerjakan yang dianggap paling mudah terlebih dahulu
- Jawaban ditulis pada lembar jawaban yang telah disediakan
- Uraikan dan jelaskan pengertian dari Array Statis dan Array Dinamis disertai dengan Contoh ! (bobot nilai = 20)
- Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis tipe data yang anda ketahui, dan jelaskan MENGAPA harus ada deklarasi tipe data pada setiap pengolahan menggunakan bahasa pemrograman tertentu? (bobot nilai = 20)
- Diketahui Tabel Pegawai seperti dibawah ini :
- NIPNama_PegawaiJabatanGaji_Pokok
P-132314
Doni
Manager4000P-132315
Dina
Ass Manager3000
Dengan menggunakan JavaScript dan Struktur Data Record, buatlah program untuk membuat tabel barang diatas, dengan memperhatikan hal berikut :
a. Properties Pegawai. (bobot nilai = 15)
b. Metode yang dimiliki tabel Pegawai tersebut adalah LihatData(Pegawai.LihatData). (bobot nilai = 15)
- Dengan menggunakan JavaScript buatlah Function untuk :
- Menambahkan data ke dalam Stack. (bobot nilai = 10)
- Mengambil data dari Stack. (bobot nilai = 10)
- Menampilkan Stack. (bobot nilai = 10)
Ujian Tengah Semester Genap
Tahun Akademik 2011/2012
Mata Kuliah : Praktikum Struktur Data
Program Studi / Jenjang : Teknik Informatika / Strata Satu (S1)
Semester / Kelas : 1 / Pagi
Waktu / Sifat : 90 Menit / Tutup Buku
Dosen Penguji : Supriyadi, S.T.
- Bacalah Soal dengan seksama, kerjakan yang dianggap paling mudah terlebih dahulu
- Jawaban ditulis pada lembar jawaban yang telah disediakan
- Implementasi Tipe data : Buatlah Program untuk menghitung persamaan kuadrat.! (bobot nilai = 20)
- Implementasi Array dan Stack : Buatlah Program untuk menentukan Nama Bulan, apabila inputannya berasal dari Prompt, contoh : apabila diketik angka 4 maka hasil keluaran programnya adalah April !(bobot nilai = 30)
- Implementasi Record : Diketahui Tabel Barang seperti dibawah ini : (bobot nilai = 50)
- Kode_BarangNama_BarangSatuanPersediaan
BR-001
Monitor
Buah20BR-002
Kabel UTP
Roll25
Dengan menggunakan JavaScript dan Struktur Data Record, buatlah program untuk membuat tabel barang diatas, dengan memperhatikan hal berikut :
a. Properties Barang.
b. Metode yang dimiliki tabel Barang tersebut adalah Show (Barang.TampilData).
konversi bilangan desimal
Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal
Pada momen yang berbahagia ini, saya ingin coba menjabarkan tahap2 sederhana proses konversi bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit. Contoh penulisan : 1101112.
Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 178.
Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16 buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.
Hmm.. Sepertinya prolognya sudah cukup. Lanjut ke proses kalkulasi… 8)
—————————————————————————————————————————————-
Saya langsung saja ambil sebuah contoh bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner. Setelah itu, akan saya lakukan konversi masing2 bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 2510.
Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 2510 tersebut dengan 2, seperti berikut :
25 : 2 = 12,5
Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1. —–> Sampai disini masih mengerti kan?
Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :
12 : 2 = 6 sisa 0. —–> Ingat, selalu tulis sisanya.
Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.
12 : 2 = 6 sisa 0.
6 : 2 = 3 sisa 0.
3 : 2 = 1 sisa 1.
1 : 2 = 0 sisa 1.
0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)
Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.
Maka hasilnya adalah 0110012. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 110012. Sip?
—————————————————————————————————————————————-
Lanjut…..sekarang saya akan menjelaskan konversi bilangan desimal ke oktal.
Proses konversinya mirip dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini pembaginya adalah 8. Misalkan angka yang ingin saya konversi adalah 3310. Maka :
33 : 8 = 4 sisa 1.
4 : 8 = 0 sisa 4.
0 : 8 = 0 sisa 0….(end)
Hasilnya? Coba tebak…418!!!
—————————————————————————————————————————————-
Sekarang tiba waktunya untuk mengajarkan proses konversi desimal ke heksadesimal…
Seperti biasa, langsung saja ke contoh. Hehe…
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya ubah adalah 24310. Untuk menghitung proses konversinya, caranya sama saja dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini angka pembaginya adalah 16. Maka :
243 : 16 = 15 sisa 3.
15 : 16 = 0 sisa F. —-> ingat, 15 diganti jadi F..
0 : 16 = 0 sisa 0….(end)
Nah, maka hasil konversinya adalah F316. Mudah, bukan? 8)
—————————————————————————————————————————————-
Fiuh..Lanjut lagi…
Sekarang kita beralih ke konversi bilangan biner ke desimal. Proses konversi bilangan biner ke bilangan desimal adalah proses perkalian setiap bit pada bilangan biner dengan perpangkatan 2, dimana perpangkatan 2 tersebut berurut dari kanan ke kiri bit bernilai 2o sampai 2n.
Langsung saja saya ambil contoh bilangan yang merupakan hasil perhitungan di atas, yaitu 110012. Misalkan bilangan tersebut saya ubah posisinya mulai dari kanan ke kiri menjadi seperti ini.
1
0
0
1
1
Nah, saatnya mengalikan setiap bit dengan perpangkatan 2. Ingat, perpangkatan 2 tersebut berurut mulai dari 2o sampai 2n, untuk setiap bit mulai dari kanan ke kiri. Maka :
1 ——> 1 x 2o = 1
0 ——> 0 x 21 = 0
0 ——> 0 x 22 = 0
1 ——> 1 x 23 = 8
1 ——> 1 x 24 = 16 —> perhatikan nilai perpangkatan 2 nya semakin ke bawah semakin besar
Maka hasilnya adalah 1 + 0 + 0 + 8 + 16 = 2510.
Nah, bandingkan hasil ini dengan angka desimal yang saya ubah ke biner di awal tadi. Sama bukan?
—————————————————————————————————————————————-
Sudah ini, sudah itu, sekarang….nah, konversi bilangan biner ke oktal. hehe…siap?
Untuk merubah bilangan biner ke bilangan oktal, perlu diperhatikan bahwa setiap bilangan oktal mewakili 3 bit dari bilangan biner. Maka jika kita memiliki bilangan biner 1101112 yang ingin dikonversi ke bilangan oktal, langkah pertama yang kita lakukan adalah memilah-milah bilangan biner tersebut, setiap bagian 3 bit, mulai dari kanan ke kiri, sehingga menjadi seperti berikut :
110 dan 111
Sengaja saya buat agak berjarak, supaya lebih mudah dimengerti. Nah, setelah dilakukan proses pemilah2an seperti ini, dilakukan proses konversi ke desimal terlebih dahulu secara terpisah. 110 dikonversi menjadi 6, dan 111 dikonversi menjadi 7. Hasilnya kemudian digabungkan, menjadi 678, yang merupakan bilangan oktal dari 1101112… 8)
“Tapi, itu kan kebetulan bilangan binernya pas 6 bit. Jadi dipilah2 3 pun masih pas. Gimana kalau bilangan binernya, contohnya, 5 bit?” Hehe…Gampang..Contohnya 110012. 5 bit kan? Sebenarnya pemilah2an itu dimulai dari kanan ke kiri. Jadi hasilnya 11 dan 001. Ini kan sebenarnya sudah bisa masing2 diubah ke dalam bentuk desimal. Tapi kalau mau menambah kenyamanan di mata, tambahin aja 1 angka 0 di depannya. Jadi 0110012. Tidak akan merubah hasil perhitungan kok. Tinggal dipilah2 seperti tadi. Okeh?
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya adalah konversi bilangan biner ke heksadesimal.
Hmm…sebagai contoh, misalnya saya ingin ubah 111000102 ke bentuk heksadesimal. Proses konversinya juga tidak begitu rumit, hanya tinggal memilahkan bit2 tersebut menjadi kelompok2 4 bit. Pemilahan dimulai dari kanan ke kiri, sehingga hasilnya sbb :
1110 dan 0010
Nah, coba lihat bit2 tersebut. Konversilah bit2 tersebut ke desimal terlebih dahulu satu persatu, sehingga didapat :
1110 = 14 dan 0010 = 2
Nah, ingat kalau 14 itu dilambangkan apa di heksadesimal? Ya, 14 dilambangkan dengan E16.
Dengan demikian, hasil konversinya adalah E216.
Seperti tadi juga, gimana kalau bilangan binernya tidak berjumlah 8 bit? Contohnya 1101012? Yaa…Seperti tadi juga, tambahin aja 0 di depannya. Tidak akan memberi pengaruh apa2 kok ke hasilnya. Jadi setelah ditambah menjadi 001101012. Selanjutnya, sudah gampang kan?
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya, konversi bilangan oktal ke desimal. Hal ini tidak terlalu sulit. Tinggal kalikan saja setiap bilangan dengan perpangkatan 8. Contoh, bilangan oktal yang akan dikonversi adalah 718. Maka susunannya saya buat menjadi demikian :
1
7
dan proses perkaliannya sbb :
1 x 8o = 1
7 x 81 = 56
Maka hasilnya adalah penjumlahan 1 + 56 = 5710.
—————————————————————————————————————————————-
Habis konversi oktal ke desimal, maka saat ini giliran oktal ke biner. Hehe..
Langsung ke contoh. Misalkan saya ingin mengubah bilangan oktal 578 ke biner. Maka langkah yang saya lakukan adalah melakukan proses konversi setiap bilangan tersebut masing2 ke 3 bit bilangan biner. Nah, angka 5 jika dikonversi ke biner menjadi….? 1012. Sip. Nah, 7, jika dikonversi ke biner menjadi…? 1112. Mantap. Maka hasilnya adalah 1011112. Jamin benar deh….
—————————————————————————————————————————————-
Hmm…berarti…sekarang giliran konversi oktal ke heksadesimal.
Untuk konversi oktal ke heksadesimal, kita akan membutuhkan perantara, yaitu bilangan biner. Maksudnya? Maksudnya adalah kita konversi dulu oktal ke biner, lalu konversikan nilai biner tersebut ke nilai heksadesimalnya. Nah, baik yang konversi oktal ke biner maupun biner ke heksadesimal kan udah dijelaskan. Coba buktikan, bahwa bilangan oktal 728 jika dikonversi ke heksadesimal menjadi 3A16. Bisa kan? Bisa dong…
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya adalah konversi bilangan heksadesimal ke desimal.
Untuk proses konversi ini, caranya sama saja dengan proses konversi biner ke desimal, hanya saja kali ini perpangkatan yang digunakan adalah perpangkatan 16, bukan perpangkatan 2. Sebagai contoh, saya akan melakukan konversi bilangan heksa C816 ke bilangan desimal. Maka saya ubah dulu susunan bilangan heksa tersebut, mulai dari kanan ke kiri, sehingga menjadi sebagai berikut :
8
C
dan kemudian dilakukan proses perkalian dengan perpangkatan 16, sebagai berikut :
8 x 16o = 8
C x 161 = 192 ——> ingat, C16 merupakan lambang dari 1210
Maka diperolehlah hasil konversinya bernilai 8 + 192 = 20010.
—————————————————————————————————————————————-
Tutorial berikutnya, konversi dari heksadesimal ke biner.
Dalam proses konversi heksadesimal ke biner, setiap simbol dalam heksadesimal mewakili 4 bit dari biner. Misalnya saya ingin melakukan proses konversi bilangan heksa B716 ke bilangan biner. Maka setiap simbol di bilangan heksa tersebut saya konversi terpisah ke biner. Ingat, B16 merupakan simbol untuk angka desimal 1110. Nah, desimal 1110 jika dikonversi ke biner menjadi 10112, sedangkan desimal 710 jika dikonversi ke biner menjadi 01112. Maka bilangan binernya adalah 101101112, atau kalau dibuat ilustrasinya seperti berikut ini :
B 7 —-> bentuk heksa
11 7 —-> bentuk desimal
1011 0111 —-> bentuk biner
Hasilnya disatukan, sehingga menjadi 101101112. Understood?
—————————————————————————————————————————————-
Yang terakhir adalah konversi heksadesimal ke oktal.
Nah, sama seperti konversi oktal ke heksadesimal, kita membutuhkan bantuan bilangan biner. Lakukan terlebih dahulu konversi heksadesimal ke biner, lalu konversikan nilai biner tersebut ke oktal. Sebagai latihan, buktikan bahwa nilai heksadesimal E716 jika dikonversi ke oktal menjadi 3478. Hehe…Kamu bisa!!!
—————————————————————————————————————————————-
Edit:
Untuk memudahkan pencarian dan pembelajaran, saya cantumkan link ke artikel saya yang lain yang berhubungan dengan konversi bilangan. Kalau saya ada membuat artikel yang baru pada topik ini, akan saya cantumkan juga nanti. Silahkan dikunjungi.
Minggu, 31 Maret 2013
السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى جَعَلَ إِسْرَاهُ مِنْ مَكَّةَ اِلَى بَيْتِ الْمُقَدَّسِ فِى لَيلَةِ الْكُبْرَآ. وَاَرْسَلَهُ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا وَدَا عِيًا إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ سِرَاجًا وَمُنِيْرًأ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَفْضَلِ الْوَرَى وَعَلَى اله وَاَصْحَابِهِ صَلاَةً وَسَلاَمً كَثِيْرًا أمّا بعد
فقال الله تعالى فى القر ان الكريم :
Dumateng poro Bapak, poro Ibu soho hadirin ingkang kulo hormati.
Sakderengipun kulo matur ingkang bade kulo aturaken mangke, langkung rumiyin kulo muji syukur Alhamdulillah dateng ngersanipun Alloh SWT. Shoho nyuwunaken tambahipun Rohmat lan salam bahagia Alloh mugio tetep dipun limpahaken dumateng junjungan kito Nabi Muhamamd SAW, shoho poro ahli keluargo lan sahabatipun.
Poro hadirin sedoyo ingkang kulo mulyakaken !
Pengajian ing saat meniko dalam rangka memperingati dinten ulang tahun Isro’ Mi’roj ipun junjungan kito Nabi Besar Muhamamd SAW. Kini kembali mengenai hal-hal historis revolusi fisik, utawi sejarah perjuanganipun Rosululloh SAW, ingkang panjenenganipun tepat tanggal 27 Rojab tahun 571 M. Dipun aturi kalian Malaikat Jibril, nindaaken perintahipun Alloh SWT, dipun Isro’aken utawi dipun lampahaken dalu, awit saking Masjidil Harom (Mekkah) ngantos Masjidil Aqsho (Palestina). Selajeng dipun Mi’roj aken saking Masjidil Aqso minggah dateng langit ngantos Syidrtoul Muntaha. Ingkang perlunipun dipun sumerapaken dateng pinten-pinten tanda kekuasa’anipun Alloh SWT, shoho nampi kewajiban ibadah sholat gangsal wekdal. Hal meniko dipun jelasaken wonten Al-Qur’an surat Bani Israoil ayat 1 ingkang surasosipun mekaten :
Ingkang artosipun :
“Maha suci Allah ingkang nglampahaken dateng hambanipun wonteng ing wekdal dalu, saking Masjidil Harom dateng Masjidil Aqso kang ingsun berkahi kiwo tengene, sa’perlu ingsun tunjukne sebagian tanda-tanda kekuasaan Ingsun. Saktemene Alloh iku Maha Mendengar lan Maha Mengetahui“
Poro hadirin ingkang kulo hormati !
Kanti pengajak kulo monggo kanti wontenipun peringatan Isro’ lan Mi’roj meniko, kito tingkataken segala bidang, Monggo Pak, Bu, warga umat Islam, ,lewat peringatan meniko, kito tingkataken No. 1 Bidang Ubudiyah urusan ibadah dateng Alloh SWT, ingkang maksudipun sak sampunipun peringatan Rojabiyah meniko, sampun ngantos wonten tiang ingkang ngaku agamane Islam, anangeng ibadahe taksih plintunan, utawi namun asal kober, menawi boten kober boten ibadah. No. 2 Niat bantu program pemerintah, dalam rangka meratakan pendidikan utawi mencerdaskan Bangsa ingkang maksudipun, saksampunipun peringatan Rojabiyah nimu sampun ngantos wonten umat Islam sing taksih lolak-lolok utawi taksih dereng sadar hidup berorganisasi, hidup bermasyarakat, lan hidup bergotong royong lewat jam’iyah-jam’iyah. Lewat pengajian-pengajian kito saluraken santapan rohani supados umat Islam ngertos endi barang sing Halal, lan endi barang sing Haram. No. 3 Niat demi terwujudipun Akhlaqul Karimah, mewujudkan sopan santun, toto kromo, ingkang maksudipun supados umat Islam saget sesuai antara ucapan lan perbuatan. Sampun ngantos Islam namung dumel akon-akon thok, nanging tumindha’ipun boten sesuai. Mangane boten diatur coro Islam, pergaulane boten diatur coro Islam, nek pados rizki boten diatur coro Islam, meniko sampun ngantos terjadi. No. 4 Niat demi wujudipun pengamalan wajib ingkang dados rukunipun agami Islam. Terutama pengamalan wajib ingkang dados intinipun utawi hasilipun Isro’ Mi’roj meniko ingkang sampun dipun kumndangaken setiap waktu, wonten masjid-masjid, utawi saben-saben mushollah.
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةْ
…………. nopo BU…? Inggih meniko sholat gangsal wkedal.
M bok menawi wonten Umat Islam sing dereng nglampahi sholat, mugu-mugi enggalo dipun paringi hidayang dening Alloh. Amergi sholat meniko merupakan barometer utawi alat pengukur dateng pengamalan kito sedoyo. Tegesipun pengamalan kito sedoyo saget sahe utawi boten meniko dipun ukur utawi dipun tingali, kalihan anggenipun ngalmpahi sholat. Kranten dawuhipun Alloh wonten Surat Al-Angkabut, ayat 45 :
Artosipun :
“Sholat iku saget mencegah sangking perbuatan keji lan mungkar“
Poro Bapak, poro Ibu, Hadirin sedoyo pramilo monggo urusan ibadah meniko dipun tingkataken ingkang sa’estu, terutami dumateng putra-putri kito utawi generasi kito sedoyo, meniko kito didik, kito wulang, lan kito arahaken dateng urusan ibadah, sampun ngantos kito umbar, mboten kito arahaken, supados mangke dados generasi ingkang saget berguna tumrap agomo, bongso lan negoro.
Kranten lare meniko saget sahe utawi awon tergantung tiyang spuhipun ingkang mendidik. Dawuhipun bapak kiai :
Senajan wadah gede isi gemuk oli. Panggonane ono ngisro ora aji
Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin sedoyo
Nopo maleh wonten ing zaman akhir meniko katah sanget pengaruh-pengaruh sangking arus gamebyaripun dunyo, katah iman ingkang podo kenter ketendang banjir kepuntir-puntir ilmu agama boten kepikir, maksud kulo, banjir kebudayaan-kebudayaan ingkang merusak mental umat Islam.
Kanjeng Nabi naliko Mi’roj sampun diparingi gambaran-gambaran ingkang dados lambang ingkang bade terjadi wonten ing dunyo meniko. Termasuk kanjeng Nabi dipun sumerepi tiyang estri ingkang ayu….teng pinggir dalan celuk-celuk dateng kanjeng Nabi, tapi piambakipun boten mandeg, slajeng dipun tanggledaken dateng Malaikat Jibril, Jibril maringi penjelasan, bilih meniko lambangipun dunyo sak isine, kok menawi panjenengan wahu mandek, tentu umat panjenengan bade milih dunyo sak isine, ninggal perkoro akhirot.
Pramilo meniko manggo manah kedah dipun gembleng, dipun isi iman ingkang kuat mugi-mugi kulo panjenengan benjang sagedo wilujeng dunyo lan akhirat. AMin yaa Robbal a’alamin. Cekap semanten aturan kulo, sedoyo kelepatan nyuwun angunging pangapunten.
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
Posted by Lutfieur at 11:57 PM 0 comments
Labels: Pidato Bahasa Jawa
السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِدِيْنِ اْلاِسْلاَمِ وَاْلاِيْمَنِ وَجَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ وَسْيْلَةً فِى نَيْلِ الْغُفْرَانِ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَفْضَلِ اْلاِنْسَان. وَ عَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْمُتَمَسِّكِيْنَ بالْقَرآن.أ مّا بعد
Poro hadirin hadirot ingkang kulo hurmati !
Monggo wonten ing kesempatan meniko kulo lan panjenengan sedoyo sami muji syukur dumateng ngarsonipun Alloh SWT. Kranten Alloh sampun paring Rohmat, Ni’mat dateng kito sedoyo ingkang arupi tetepipun Iman lan Islam.
Ingkang kaping kalihipun mugiho Rahmat lan Salam Bahagia Alloh selalu dipun limpahaken kanjeng Nabi Muhammad SAW, poro ahli keluarga lan poro sohabatipun.
Poro Rawuh ! monggo kulo lan panjenengan sedoyo meniko samiyo ningkataken anggenipun taqwa dumateng Alloh SWT. Tegesipun kito nindakkaken perintahipun, shoho nebihi dateng laranganipun, dene termasuk perintahipun Alloh inggih meniko : Alloh sampun majibaken dateng kito sedoyo inggih meniko nglampahi poso wonteng ing wulan Romadhon, Alloh sampun dawuh wonteng Al-Qur’an :
Ingkang artosipun :
“Hei wong-wong kang podo iman, den wajibake marang siro kabeh nglakoni poso. Koyo dene den wajibake maring wong-wong sakdurunge siro kabeh. Supoyo siro podo taqwa” (Al-Baqarah : 183).
Pramilo saking meniko, monggo kedatangan wulan Romadhon meniko kito sambut kanti gembira. Kito penuhi mawi kegiatan-kegiatan, tadarrus Al-Qur’an, Shodaqoh dateng fakir miskin, lan sanes-sanesipun.
Dene ingkang pokok inggih meniko, wonten ing wulan Ramadhan meniko kito tindakaken poso kanti khusus’ khitmah, shoho nebihi larangan-larangan ingkang nimbulaken batalipun poso. Kados dene guneman ingkang awon, ngrasani tiyang sanes, lan lintu-lintunipun. Kranten menurut sebagian Ulama’, tembung poso meniko bahasa arabipun saking kata صَوْمٌ ingkang hurufipun wonten tigo. Inggih meniko huruf Shod, huruf Wawu lan huruf Mim. Tigang huruf meniko anggadahei makna/arti piyambak-piyambak.
Dene ingkang No. 1 (huruf shod) meniko sangking kata Shumtum (صُمْتٌ) ingkang artosipun meneng. Berarti tiyang poso, meniko kedah meneng lisanipun saking guneman ingkang awon, utawi meneng saking ngrasani lan sanesipun.
No. II (huruf Wawu) meniko saking kata Waro’un (وَرَعٌ) utawi Wiro’i. Ingkang maksudipun bilih tiang poso meniko kedah wira’i utawi nebihi sangking perkawis ingkang haram, utawi perkawis-perkawis ingkang dipun cela/dipun wodho minggahipun syara’.
No. III (huruf Mim) meniko saking kata Malakun (مَلَكٌ) ingkang artosipun ngeker, utawi mencegah, tegesipun bilih tiang poso meniko kedah saget ngeker lan nyegah perkawis-perkawis ingkang ndadosaken batalipun poso.
Poro hadirin hadirot ingkang kulo hormati ! Sak derengipun kulo akhiri anggen kulo matur, manggo sepindah malih, datengipun wulan Romadhon meniko kito isi kanti amalan-amalan ingkang sahe. Supados mangke medal saking wulan Romadhon kito angsal nilai-nilai ibadah ingkang sahe. Sehinggo saget dipun sepunten duso-duso kito. kranten kanjeng ingkang sahe, sehinggo saget dipun sepunten duso-duso kito. kranten kanjeng Nabi dawuh :
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَا بًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Ingkang artosipun :
“Sopo wonge jumenengi wulan Romadhon kanti Iman lan nuprih krono Alloh. Mongko den ngapuro duso-dusone kang wis kliwat”
Poro rawuh….kintenipun cekap semanten atur kulo sedoyo kelepatan, kulo nyuwun pangapunten lahir lan batin.
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
Posted by Lutfieur at 11:56 PM 0 comments
Labels: Pidato Bahasa Jawa
السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَنْزَلَ الْقُرْاَنَ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَ فِ اْلاَنْبِيَءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَا بِهِ أَجْمَعِيْنَ. أ مّا بعد. فقال الله تعلى فى القرآن العظيم : إِنَّا نَحْنُ نَزَّ لْنَا الذِّ كْرَ وَاِنَّا لَهُ لَحَا فِظُوْنَ.
Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin-hadirot ingkang kulo hormati !
Lewat suasana ingkang indah, cerah, terang benderang saat meniko monggo kulo lan panjenengan sedoyo tansah muji syukur dateng ngersanipun Alloh SWT. Ingkang sampun paring Rahmat, Nikmat dateng kito sedoyo sehingga ing saat meniko, kulo lan panjenengan saget bersilaturrohim wonten ing meniko majlis ingkang mubarok, dalam rangka menghadiri acara peringatan “Nuzulul Qur’an” ingkang kados meniko meriyahipun.
Ingkang kaping kalih sholawat soho salam sejahtera Alloh mugi tetep dipun limpahaken dateng junjungan kito Nabi Besar Muhammad SAW, soho poro ahli keluarga lan sahabatipun. Amin
Poro Bapak, Poro Ibu ingkang kulo hormati !
Kisah perjalanan manusia gesang wonten ing alam dunia menuju dateng Alam akhirot meniko saget kito ibarataken kados dene seorang musyafir ingkang lagi menyebrang lautan, menuju sebuah pantai. Utawi kados dene tiang ingkang lagi kesesahan nyebrang segoro mawi sebuah perahu menuju suatu pantai (pelabuhan), sampan sakmestinipun tiang ingkang lagi nyebrang. Meniko wonten ing tengah perjalanan memaggihi pinten-pinten halangan lan rintangan. Kadang-kadang si musafir lagi tenang-tenang wonten nginggil perahu tiba-tiba angin datang meniup. Kadang-kadang badai dan gelombang menggelegar ombak menyeberang. Ia memenuhi suasana ingkang kados mekaten meniko kok si musyafir meniko lengah anggenipun mengemudi, utawi boten gadah gondelan ingkang kukuh, saget-saget kapalipun meniko numplek lan tenggelam wonten ing tengah-tengah lautan. Akhiripun mboten saget dumugi dateng suatu tujuan.
Poro rawuh ingkang kulo mulyaaken !
Semanten ugi kito gesang wonten Alam dunia menuju dateng alam akhirat. Meniko sering kito panggihi pinten-pinten cobaan lan rintangan. Kadang-kadang tiang gesang meniko dipun coba kalian Alloh di timpa kemiskinan, ekonomi kirang mencukupi, kadang di coba putrinipun sakit, usaha sesuatu boten berhasil lan sanes-sanesipun lan kangge menanggulangi hal meniko, Alloh sampun nurunaken kitab Al-Qur’an, ingkang supados damel pedoman gesang wonten ing alam dunyo supados saget wilujeng lan bahagia wonten akhirat. Dawuhipun Alloh surat Al-Hajr ayat songo :
إِنَّا نَحْنُ نَزَّ لْنَا الذِّ كْرَ وَاِنَّا لَهُ لَحَا فِظُوْنَ
Ingkang artosipun :
“Sa’temene ingsun wis nurunake Al-Qur’an sa’temene Ingsun tetep jogo marang Al-Qur’an.
Poro rawuh, ugi wonten ayat lintu Alloh dawuhaken wonten surat An-Nahl : 89
Ingkang artosipun :
“Lan ingsun nurunake maring siro (Muhammad) kitab Al-Qur’an kangge jelasake sekabehe perkoro. Lan minongko dadi pituduh lan Rohmat lan kabar gembira tumrape tiang Islam”QS. An-Nahl : 89).
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَنْزَلَ الْقُرْاَنَ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَ فِ اْلاَنْبِيَءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَا بِهِ أَجْمَعِيْنَ. أ مّا بعد. فقال الله تعلى فى القرآن العظيم : إِنَّا نَحْنُ نَزَّ لْنَا الذِّ كْرَ وَاِنَّا لَهُ لَحَا فِظُوْنَ.
Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin-hadirot ingkang kulo hormati !
Lewat suasana ingkang indah, cerah, terang benderang saat meniko monggo kulo lan panjenengan sedoyo tansah muji syukur dateng ngersanipun Alloh SWT. Ingkang sampun paring Rahmat, Nikmat dateng kito sedoyo sehingga ing saat meniko, kulo lan panjenengan saget bersilaturrohim wonten ing meniko majlis ingkang mubarok, dalam rangka menghadiri acara peringatan “Nuzulul Qur’an” ingkang kados meniko meriyahipun.
Ingkang kaping kalih sholawat soho salam sejahtera Alloh mugi tetep dipun limpahaken dateng junjungan kito Nabi Besar Muhammad SAW, soho poro ahli keluarga lan sahabatipun. Amin
Poro Bapak, Poro Ibu ingkang kulo hormati !
Kisah perjalanan manusia gesang wonten ing alam dunia menuju dateng Alam akhirot meniko saget kito ibarataken kados dene seorang musyafir ingkang lagi menyebrang lautan, menuju sebuah pantai. Utawi kados dene tiang ingkang lagi kesesahan nyebrang segoro mawi sebuah perahu menuju suatu pantai (pelabuhan), sampan sakmestinipun tiang ingkang lagi nyebrang. Meniko wonten ing tengah perjalanan memaggihi pinten-pinten halangan lan rintangan. Kadang-kadang si musafir lagi tenang-tenang wonten nginggil perahu tiba-tiba angin datang meniup. Kadang-kadang badai dan gelombang menggelegar ombak menyeberang. Ia memenuhi suasana ingkang kados mekaten meniko kok si musyafir meniko lengah anggenipun mengemudi, utawi boten gadah gondelan ingkang kukuh, saget-saget kapalipun meniko numplek lan tenggelam wonten ing tengah-tengah lautan. Akhiripun mboten saget dumugi dateng suatu tujuan.
Poro rawuh ingkang kulo mulyaaken !
Semanten ugi kito gesang wonten Alam dunia menuju dateng alam akhirat. Meniko sering kito panggihi pinten-pinten cobaan lan rintangan. Kadang-kadang tiang gesang meniko dipun coba kalian Alloh di timpa kemiskinan, ekonomi kirang mencukupi, kadang di coba putrinipun sakit, usaha sesuatu boten berhasil lan sanes-sanesipun lan kangge menanggulangi hal meniko, Alloh sampun nurunaken kitab Al-Qur’an, ingkang supados damel pedoman gesang wonten ing alam dunyo supados saget wilujeng lan bahagia wonten akhirat. Dawuhipun Alloh surat Al-Hajr ayat songo :
إِنَّا نَحْنُ نَزَّ لْنَا الذِّ كْرَ وَاِنَّا لَهُ لَحَا فِظُوْنَ
Ingkang artosipun :
“Sa’temene ingsun wis nurunake Al-Qur’an sa’temene Ingsun tetep jogo marang Al-Qur’an.
Poro rawuh, ugi wonten ayat lintu Alloh dawuhaken wonten surat An-Nahl : 89
Ingkang artosipun :
“Lan ingsun nurunake maring siro (Muhammad) kitab Al-Qur’an kangge jelasake sekabehe perkoro. Lan minongko dadi pituduh lan Rohmat lan kabar gembira tumrape tiang Islam”QS. An-Nahl : 89).
Posted by Lutfieur at 11:55 PM 0 comments
Labels: Pidato Bahasa Jawa
السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ لله الذى اَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلاِيْمَانِ وَاْلاِسْلاَمِ. وَاَوْ جَبَّ عَلَيْنَا بِالصَّلاَةِ وَالصَّيَامِ. وَأَمَرَ نَا بِالاِّ تِّحَادِ وَصِلَةِ ا ْلاَرْحَامِ. وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ ا ْلاَنَامِ. وَعَلَى اَلِهِ واَصْحَا بِهِ الْكِرَامِ. أ مّا بعد. مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَا ئِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ.
Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin sekalian ingkang kulo hormati !
Langkung rumiyin kulo muji syukur Alhamdulillah dateng Alloh SWT, ingkang sampun paring Rohmat shoho ni’mat, sehingga kulo lan panjenengan saget pepanggihan wonten meniko majlis, dalam rangka “bersilaturrohim”, utawi resepsi “Halal bi halal” kanti keadaan sehat wal afiat, sami ugi sehat lahiriah, utawi batiniyah.
Kaping kalihipun Rohmat Ta’dzim dan salam bahagia Alloh, mugio tetep dipun limpahaken dateng kanjeng Nabi Muhammad SAW, shoho poro ahli keluarga lan sahabatipun.
Poro Bapak, poro Ibu, Hadirin sekalian !
Wonten ing saat meniko kito sampun manggihi wulan syawal malih. Kranten wonten ing wulan sakderengipun yakni wonten ing wulan Romadhon kito sampun sukses nindakaken ibadah puasa sebulan penuh. Kanti menambah amalan-amalan ibadah lintunipun kados dene sholat tarowih, tadarus Al-Qur’an lan sanesipun. Lan ugi wonten akhiripun wulan Romadhon kita tutup mawi Zakat Fitrah kanti harapan kulo mugi-mugi nopo ingkang kito laksanakaken wonten ing wulan Romadhon kolo wahu minongko dados amal ingkah sholeh. Ingkang mbuahaken amalan-amalan ingkang sahe wonten wulan-wulan sakterusipun, sehinggo saget ndadosaken fitrah utawi lambang kesucian, wonten ing manah kito sedoyo.
Poro Rawuh ingkang kulo hormat !
Kranten hikmah nindaaken ibadah poso meniko disamping kito ninda’aken perintahipun Allah SWT kanti ngeker hawa nafsu wonten ing siangipun wulan Romadhon, meniko ugi kito saget ngraosaken betapa sedih lan gelisahipun si Fakir-Miskin ingkang wonten ing saben dintenipun selalu ditimpa kekurangan dahar, ngunjuk, shoho keluhan lan kelemahan tenogo, ingkang akhiripun kito timbul roso belas kasihan kito dateng Fakir Miskin, sehinggo kito purun nafkahaken sebagian harta benda kito kangge shodaqoh dateng Fakir-Miskin kolo wahu.
Poro hadirin ingkang kulo hormati ! menawi kito mboeten purun nglampahi ibadah puoso, berarti kito meniko gesang nuruti kemauan howo nafsu lan kemauan weteng utawi dados Abdul butun alias hamba perut, selalu dikuasi Howo Nafsu. Setiap hari selalu dalam pemborosan, mangan ngumbe sak katahipun, selalu berlebih-lebihan, melampauai batas tanpa mengukur kekuatanipun. Padahal, Alloh dawuh wonten Al-Qur’an :
كُلُوْ وَاشْرَبُوْا وَلاَ تُسْرِ فُوْا إِنَّ الله لاَ يُحِبُّ الْمُشْرِفِيْنَ
Ingkang artosipun :
“Mangano siro kabeh lan ngumbiho. Lan ojo ngliwati bates. Saktemen Alloh ikut ora demen marang wong kang ngliwati bates“
Poro Bapak, poro Ibu, hadirin sekalian !
Sak meniko sampun dugi wulan syawal, wulan ingkang penuh dipun rameaken lan dipun meriahaken dening sedoyo umat Islam. Kranten ing wulan menikolah saat meledakipun kegembiraan ingkang penuh harapan menuju kearah hidup baru gesang ingkang langkung sahe, katimbang wulan ingkang berlalu.
Pramilo monggo kesempatan wulan syawal meniko kito ginaaken kangge bersilaturrohim, mempererat tali persaudaraan antara keluarga, famili, konco-konco lan sanak, shoho sederek seagomo lan seperjuangan. Mungkin wonten ing saat-saat ingkang berlalu terjadi kesalahan-kesalana utawi sering melakukan hal-hal ingkang mboten nyekecoaken manah. Sering timbul rasa iri, dengki, buruk sangka, mangkel-mangkelan lan sanesipun.
Pramilo saat meniko kito bucal, kito lenyapaken mawi berjabatan tangan, kito isi kanti halal bihalal, saling maaf memaafkan lahir lan batin.
Monggo kito ndugeni, kito panggihi sanak keluarga, sahabat karib, tiyang sepuh kito, guru-guru kito, kanti bersilaturahim, supados gesang kito meniko angsal berkah sangking Alloh SWT. Kanjeng Nabi sampun dawuh :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَاءَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artosipun :
“Sing sopo wonge pengin diluasne rizkine, lan didawakne (di berkahi) umure, mongko becik silaturrohmi (nyambung sanak sedulure)”
Poro Bapak, Poro Ibu hadirin sekalian !
Dados wal hasil wonten ing kesempatan wulan Syawal meniko, monggo kito tingkataken mutu pendidikan lan praktek, utawi mewujudkan sedoyo amal ingkang saget mbeto bahagia, sejahtera wonten ing duniyo lan akhirat. Mengingat kata penyair :
إِذَا فَتَنِى الْيَوْمُ وَلَمْ أَكْتَسِبْ عِلْمً* وَلَمْ أَصْنِغْ يَدًا فَمَا ذا كَ مِنْ عُمْرِى
Ingkang artosipun :
“Naliko wis ngliwati aku sijining dino, lan aku durung ngasilken ilmu pengetahuan, lan durung ngasilaken pekerjaan tangan, Mongko opo gunane umurku ing dino iku”
Poro hadirin sekalian !
Sesuai kalian kata syair kasebut, monggo kito berusaha ningkataken pendidikan dateng putri-putri kito generasi mendatang, supados dados generasi ingkang berguna lan berjasa, ingkang sanggup dibebani seribu macam tugas, saking agomo, bangsa lan negoro. Kranten generasi meniko ingkang menentukan masa ingkang bade dateng. Kata penyair malih :
لَقَدْ غَرَ سُوْا فَا ءَ كَلْنَا وَإِنَّنَا * لَنَغْرِسُ حَتَّى يَأْ كُلَ النَّاسُ بَعْدَ نَا
Ingkang artosipun :
“Sa’temen wong-wong sakwuse kito wis podo nandur jasa, lan kito sing mangan jasane. Lan yektine kito ugo nandur jasa supaya wong-wong sing sak wusi kito biso mangan jasa kito (metik jasa kito)”
Poro rawuh ingkang kulo hormat !
Kintenipun cekap semanten atur kulo, sedoyo kelepatan nyuwun pangapunten.
مِنَ الْعَا ئِدِيْنَ وَالْفائِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ لله الذى اَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلاِيْمَانِ وَاْلاِسْلاَمِ. وَاَوْ جَبَّ عَلَيْنَا بِالصَّلاَةِ وَالصَّيَامِ. وَأَمَرَ نَا بِالاِّ تِّحَادِ وَصِلَةِ ا ْلاَرْحَامِ. وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ ا ْلاَنَامِ. وَعَلَى اَلِهِ واَصْحَا بِهِ الْكِرَامِ. أ مّا بعد. مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَا ئِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ.
Poro Bapak, Poro Ibu, hadirin sekalian ingkang kulo hormati !
Langkung rumiyin kulo muji syukur Alhamdulillah dateng Alloh SWT, ingkang sampun paring Rohmat shoho ni’mat, sehingga kulo lan panjenengan saget pepanggihan wonten meniko majlis, dalam rangka “bersilaturrohim”, utawi resepsi “Halal bi halal” kanti keadaan sehat wal afiat, sami ugi sehat lahiriah, utawi batiniyah.
Kaping kalihipun Rohmat Ta’dzim dan salam bahagia Alloh, mugio tetep dipun limpahaken dateng kanjeng Nabi Muhammad SAW, shoho poro ahli keluarga lan sahabatipun.
Poro Bapak, poro Ibu, Hadirin sekalian !
Wonten ing saat meniko kito sampun manggihi wulan syawal malih. Kranten wonten ing wulan sakderengipun yakni wonten ing wulan Romadhon kito sampun sukses nindakaken ibadah puasa sebulan penuh. Kanti menambah amalan-amalan ibadah lintunipun kados dene sholat tarowih, tadarus Al-Qur’an lan sanesipun. Lan ugi wonten akhiripun wulan Romadhon kita tutup mawi Zakat Fitrah kanti harapan kulo mugi-mugi nopo ingkang kito laksanakaken wonten ing wulan Romadhon kolo wahu minongko dados amal ingkah sholeh. Ingkang mbuahaken amalan-amalan ingkang sahe wonten wulan-wulan sakterusipun, sehinggo saget ndadosaken fitrah utawi lambang kesucian, wonten ing manah kito sedoyo.
Poro Rawuh ingkang kulo hormat !
Kranten hikmah nindaaken ibadah poso meniko disamping kito ninda’aken perintahipun Allah SWT kanti ngeker hawa nafsu wonten ing siangipun wulan Romadhon, meniko ugi kito saget ngraosaken betapa sedih lan gelisahipun si Fakir-Miskin ingkang wonten ing saben dintenipun selalu ditimpa kekurangan dahar, ngunjuk, shoho keluhan lan kelemahan tenogo, ingkang akhiripun kito timbul roso belas kasihan kito dateng Fakir Miskin, sehinggo kito purun nafkahaken sebagian harta benda kito kangge shodaqoh dateng Fakir-Miskin kolo wahu.
Poro hadirin ingkang kulo hormati ! menawi kito mboeten purun nglampahi ibadah puoso, berarti kito meniko gesang nuruti kemauan howo nafsu lan kemauan weteng utawi dados Abdul butun alias hamba perut, selalu dikuasi Howo Nafsu. Setiap hari selalu dalam pemborosan, mangan ngumbe sak katahipun, selalu berlebih-lebihan, melampauai batas tanpa mengukur kekuatanipun. Padahal, Alloh dawuh wonten Al-Qur’an :
كُلُوْ وَاشْرَبُوْا وَلاَ تُسْرِ فُوْا إِنَّ الله لاَ يُحِبُّ الْمُشْرِفِيْنَ
Ingkang artosipun :
“Mangano siro kabeh lan ngumbiho. Lan ojo ngliwati bates. Saktemen Alloh ikut ora demen marang wong kang ngliwati bates“
Poro Bapak, poro Ibu, hadirin sekalian !
Sak meniko sampun dugi wulan syawal, wulan ingkang penuh dipun rameaken lan dipun meriahaken dening sedoyo umat Islam. Kranten ing wulan menikolah saat meledakipun kegembiraan ingkang penuh harapan menuju kearah hidup baru gesang ingkang langkung sahe, katimbang wulan ingkang berlalu.
Pramilo monggo kesempatan wulan syawal meniko kito ginaaken kangge bersilaturrohim, mempererat tali persaudaraan antara keluarga, famili, konco-konco lan sanak, shoho sederek seagomo lan seperjuangan. Mungkin wonten ing saat-saat ingkang berlalu terjadi kesalahan-kesalana utawi sering melakukan hal-hal ingkang mboten nyekecoaken manah. Sering timbul rasa iri, dengki, buruk sangka, mangkel-mangkelan lan sanesipun.
Pramilo saat meniko kito bucal, kito lenyapaken mawi berjabatan tangan, kito isi kanti halal bihalal, saling maaf memaafkan lahir lan batin.
Monggo kito ndugeni, kito panggihi sanak keluarga, sahabat karib, tiyang sepuh kito, guru-guru kito, kanti bersilaturahim, supados gesang kito meniko angsal berkah sangking Alloh SWT. Kanjeng Nabi sampun dawuh :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَاءَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artosipun :
“Sing sopo wonge pengin diluasne rizkine, lan didawakne (di berkahi) umure, mongko becik silaturrohmi (nyambung sanak sedulure)”
Poro Bapak, Poro Ibu hadirin sekalian !
Dados wal hasil wonten ing kesempatan wulan Syawal meniko, monggo kito tingkataken mutu pendidikan lan praktek, utawi mewujudkan sedoyo amal ingkang saget mbeto bahagia, sejahtera wonten ing duniyo lan akhirat. Mengingat kata penyair :
إِذَا فَتَنِى الْيَوْمُ وَلَمْ أَكْتَسِبْ عِلْمً* وَلَمْ أَصْنِغْ يَدًا فَمَا ذا كَ مِنْ عُمْرِى
Ingkang artosipun :
“Naliko wis ngliwati aku sijining dino, lan aku durung ngasilken ilmu pengetahuan, lan durung ngasilaken pekerjaan tangan, Mongko opo gunane umurku ing dino iku”
Poro hadirin sekalian !
Sesuai kalian kata syair kasebut, monggo kito berusaha ningkataken pendidikan dateng putri-putri kito generasi mendatang, supados dados generasi ingkang berguna lan berjasa, ingkang sanggup dibebani seribu macam tugas, saking agomo, bangsa lan negoro. Kranten generasi meniko ingkang menentukan masa ingkang bade dateng. Kata penyair malih :
لَقَدْ غَرَ سُوْا فَا ءَ كَلْنَا وَإِنَّنَا * لَنَغْرِسُ حَتَّى يَأْ كُلَ النَّاسُ بَعْدَ نَا
Ingkang artosipun :
“Sa’temen wong-wong sakwuse kito wis podo nandur jasa, lan kito sing mangan jasane. Lan yektine kito ugo nandur jasa supaya wong-wong sing sak wusi kito biso mangan jasa kito (metik jasa kito)”
Poro rawuh ingkang kulo hormat !
Kintenipun cekap semanten atur kulo, sedoyo kelepatan nyuwun pangapunten.
مِنَ الْعَا ئِدِيْنَ وَالْفائِزِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّ وَمِنْكُمْ اَجْمَعِيْنَ
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
Posted by Lutfieur at 11:53 PM 0 comments
Labels: Pidato Bahasa Jawa
السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ اَنْعَمَنَا بِالْحُرِّ يَةِ وَحْدَهُ. وَالَّذِيْ صَدَقَ و عْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلاَحْزَمَ اْلاَحْزَابَ وَحْدَهُ. وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ لاَ نَبِيَ بَعْدَهُ. وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَا بِهِ وَمَنْ تَبِعَ رُشْدَهُ أمّا بعد.
Poro Bapak, Poro Ibu sederek-sederek, sebangsa lan setanah air, ingkang kulo hormati !
Langkung rumien monggo kulo lan panjenengan sedoyo samiho nglahiraken raos puji syukur dateng ngarsanipun Alloh SWT, ingkang sampun paring Rohmat, Taufik soho Hidayah dateng kulo lan panjenengan sedoyo, sehinggo wonten ing majelis puniko, dalam rangka memeriahkan Peringatan dinten ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ingkang kaping 49 mugi-mugi kerawuhan kulo lan panjenengan meniko dipun catat dening Alloh SWT. Minongko dados amal soleh kulo lan panjenengan Amin.
Ingkang kaping kalih mugio tambahipun Rohmat lan salam bahagia Alloh tetep dipun limpahaken dateng junjungan kito Nabi Besar Muhammad SAW, soho poro ahli keluarga lan sahabatipun.
Kaping tigonipun kulo matur nuwun dateng sederek pembagi acara ingkang sampun paring wekdal dateng kito kangge mengisi wontenipun acara meniko mugi-mugi wekdal meniko saget kulo ginaaken ingkang sak sahe-sahenipun.
Poro rawuh ingkang kulo hormati !
Alloh SWT sampun paring nikmat dateng poro kawulonipun meniko sampun katah sanget, sehinggo ngantos mboten saget kito itung. Dawuhipun Alloh wonten Al-Qur’an
وَ اِنْ تَعُدُّوا نِغْمَةَ اللهِ لاَ تُحْصُوْ هَا
Ingkang artosipun :
“Lan lamun siro ngitung marang nikmate Alloh, mongko siro ora biso ngitung“
Poro Rawuh ! Dene termasuk salah setunggalipun nikmatipun Alloh ingkang ageng dipun parengaken kito bongso Indonesia, Inggih meniko nikmat kemerdekaan ingkang dipun proklamiraken tanggal 17 Agustus 1945, ngantos dinten meniko kito peringati.
Poro Rawuh ingkang kulo hormati !
Menawi kito ngemut-ngemut sejarah Bangsa Indonesia sakderengipun merdeka, meniko pinten-pinten tahun dipun jajah dening bangsa Asing. Inggih meniko dipun jajah dening Belanda lan Jepang ngantos pinten-pinten tahun Rakyat Indonesia hidup dibawah cengkraman kaum penjajah. Rakyat Indonesia mboten anggadahi kebebasan, bahkan selalu di tindas lan dipun aniayaya dening bangsa asing. Sehinggo berkat sifat Rohman Rohim Alloh SWT, lan ugi kanti semangat perjuanganipun Poro Pahlawan lan poro Pejuang Bangsa Indonesia ingkang giat lan gigih, berani, pantang mundur, para Pejuang kito saget ngalahaken poro kaum penjajah sehinggo tepat tanggal 17 Agustus 1945, Bangsa Indonesia memproklamasikan dinten Kemerdekaan Republik Indonesia.
Poro Rawuh Ingkang kulo hormati !
Pramilo kito kedah bersyukur dateng Alloh SWT ingkang sampun pareng nikmat Rupi kemerdekaan meniko. Supados Negri kito Indonesia tansah dipun paringi berkah dening Alloh. Dipun paringi aman, damai, gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo, adil makmur penuh ampunan, lan Ridho Alloh.
Kranten Alloh sampun berjanji wonten Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7
لَئِنْ شَكَرْ تُمْ لاَءَ زِيْدَ نَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَا بِى لَشَدِيْدٌ
Ingkang Artosipun :
“Demi yekti lamun podo gelem syukur siro kabeh marang nikmat-Ku, mangko Ingsun nambahi nikmat maring siro kabeh. Lan yekti lamu siro kufur maring nikmat-Ku, mangko saktemene sikso-Ku iku banget …….”
Poro rawuh ingkang kulo hormati !
Kejawi sangking meniko, kito ugi kedah matur nuwun dumateng poro pahlawan lan poro pejuang ingkang sampun jerih payah, rela ngorbananek jiwa rogo, harta benda kangge merebut Kemerdekaan Meniko, pramilo wonten ing kesempatan sahe niki monggo sejenak kito panjataken doa mugi sedoyo para pahlawan lan poro pejuang ingkang sampun sukses merebut kemrdekaan Negeri Republik Indonesia, meniko selalu dipun bales dening Alloh, dipun trami jasa-jasanipun, lan dipun dadosna amal sholehipun, ingkang berjuang wonten akhirat dipun paringi berkat soho kejembaran wonten ngersanipun Alloh SWT. Amin-amin yaa Rabbal alamin.
Poro Rawuh ingkang kulo hormat !
Sak meniko kito termasuk generasi penerus pewaris kemerdekaan Pramilo kito berkewajiban nerusaken perjuangan poro pejuang ingkang rumiyin. Shoho memelihara lan melestarikan kesejahteraan Negeri Indonesia meniko. Sampun ngantos nikmat kemerdekaan ingkang meniko kito sia-siakan kanti ngawontenaken pesta pora, lan hura-hura ingkang boten berarti, tanpa ngawontenaken amalan-amalan ingkang beto kemanfaatan lan kemaslahayan Negara. Sebab kemerdekaan meniko boten semata-mata hadiah saking bangsa asing ingkang diberikan kanti cuma-Cuma, meniko boten. Tapi berkah jasa-jasa poro pejuang ingkang sampun rumiyin. Pramilo sepindah maleh kito ugi kedah mengisi kemerdekaan kanti menanamkan jasa kangge tiang-tiang ingkang bade dateng, utawi kangge generasi kita mangke. Hal meniko cocok kalian dawuhipun Ulama rumiyin…..
لَقَدْ غَرَسُوْا فَاءَ كَلْنَا وَإِنَّنَا لَنَغْرِسُ حَتَّى يَأْ كُلَ النَّاسُ بَعْدَ نَا
Ingkang Artosipun :
“Yekti wongkang dingin wes podo nandur jasa lan kito sing ngrasa’ake marang jasa lan sa’temene kito ugo kudu anandur jasa supoyo wong-wong kangsakwusi kito biso mangan jasa kito.
Poro Rawuh ingkang kulo hormati !
Ingkang terakhir monggo, putro-putri kito sedoyo, kito didik ingkang sahe lan kito arahaken dumateng perkaws ingkang sahe, supados mangke saget dados generasi-generasi penerus ingkang bertanggung jawab dateng kemajuan agama. Bangsa lan Negoro AMin yaa Rabbal alamin.
Kintenipun cekap semanten atur saking kulo. Mugi-mugi saget bermanfaat dumateng pribadi kawulo khususipun, lan umumipun dateng panjenengan sedoyo.
Masang pulut ning duwur cemoro
Menawi luput kulo nyuwun ngapuro
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
بخط الفقير مفرو حين
بن منوّ ر الجفسى
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ اَنْعَمَنَا بِالْحُرِّ يَةِ وَحْدَهُ. وَالَّذِيْ صَدَقَ و عْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلاَحْزَمَ اْلاَحْزَابَ وَحْدَهُ. وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ لاَ نَبِيَ بَعْدَهُ. وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَا بِهِ وَمَنْ تَبِعَ رُشْدَهُ أمّا بعد.
Poro Bapak, Poro Ibu sederek-sederek, sebangsa lan setanah air, ingkang kulo hormati !
Langkung rumien monggo kulo lan panjenengan sedoyo samiho nglahiraken raos puji syukur dateng ngarsanipun Alloh SWT, ingkang sampun paring Rohmat, Taufik soho Hidayah dateng kulo lan panjenengan sedoyo, sehinggo wonten ing majelis puniko, dalam rangka memeriahkan Peringatan dinten ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ingkang kaping 49 mugi-mugi kerawuhan kulo lan panjenengan meniko dipun catat dening Alloh SWT. Minongko dados amal soleh kulo lan panjenengan Amin.
Ingkang kaping kalih mugio tambahipun Rohmat lan salam bahagia Alloh tetep dipun limpahaken dateng junjungan kito Nabi Besar Muhammad SAW, soho poro ahli keluarga lan sahabatipun.
Kaping tigonipun kulo matur nuwun dateng sederek pembagi acara ingkang sampun paring wekdal dateng kito kangge mengisi wontenipun acara meniko mugi-mugi wekdal meniko saget kulo ginaaken ingkang sak sahe-sahenipun.
Poro rawuh ingkang kulo hormati !
Alloh SWT sampun paring nikmat dateng poro kawulonipun meniko sampun katah sanget, sehinggo ngantos mboten saget kito itung. Dawuhipun Alloh wonten Al-Qur’an
وَ اِنْ تَعُدُّوا نِغْمَةَ اللهِ لاَ تُحْصُوْ هَا
Ingkang artosipun :
“Lan lamun siro ngitung marang nikmate Alloh, mongko siro ora biso ngitung“
Poro Rawuh ! Dene termasuk salah setunggalipun nikmatipun Alloh ingkang ageng dipun parengaken kito bongso Indonesia, Inggih meniko nikmat kemerdekaan ingkang dipun proklamiraken tanggal 17 Agustus 1945, ngantos dinten meniko kito peringati.
Poro Rawuh ingkang kulo hormati !
Menawi kito ngemut-ngemut sejarah Bangsa Indonesia sakderengipun merdeka, meniko pinten-pinten tahun dipun jajah dening bangsa Asing. Inggih meniko dipun jajah dening Belanda lan Jepang ngantos pinten-pinten tahun Rakyat Indonesia hidup dibawah cengkraman kaum penjajah. Rakyat Indonesia mboten anggadahi kebebasan, bahkan selalu di tindas lan dipun aniayaya dening bangsa asing. Sehinggo berkat sifat Rohman Rohim Alloh SWT, lan ugi kanti semangat perjuanganipun Poro Pahlawan lan poro Pejuang Bangsa Indonesia ingkang giat lan gigih, berani, pantang mundur, para Pejuang kito saget ngalahaken poro kaum penjajah sehinggo tepat tanggal 17 Agustus 1945, Bangsa Indonesia memproklamasikan dinten Kemerdekaan Republik Indonesia.
Poro Rawuh Ingkang kulo hormati !
Pramilo kito kedah bersyukur dateng Alloh SWT ingkang sampun pareng nikmat Rupi kemerdekaan meniko. Supados Negri kito Indonesia tansah dipun paringi berkah dening Alloh. Dipun paringi aman, damai, gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo, adil makmur penuh ampunan, lan Ridho Alloh.
Kranten Alloh sampun berjanji wonten Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7
لَئِنْ شَكَرْ تُمْ لاَءَ زِيْدَ نَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَا بِى لَشَدِيْدٌ
Ingkang Artosipun :
“Demi yekti lamun podo gelem syukur siro kabeh marang nikmat-Ku, mangko Ingsun nambahi nikmat maring siro kabeh. Lan yekti lamu siro kufur maring nikmat-Ku, mangko saktemene sikso-Ku iku banget …….”
Poro rawuh ingkang kulo hormati !
Kejawi sangking meniko, kito ugi kedah matur nuwun dumateng poro pahlawan lan poro pejuang ingkang sampun jerih payah, rela ngorbananek jiwa rogo, harta benda kangge merebut Kemerdekaan Meniko, pramilo wonten ing kesempatan sahe niki monggo sejenak kito panjataken doa mugi sedoyo para pahlawan lan poro pejuang ingkang sampun sukses merebut kemrdekaan Negeri Republik Indonesia, meniko selalu dipun bales dening Alloh, dipun trami jasa-jasanipun, lan dipun dadosna amal sholehipun, ingkang berjuang wonten akhirat dipun paringi berkat soho kejembaran wonten ngersanipun Alloh SWT. Amin-amin yaa Rabbal alamin.
Poro Rawuh ingkang kulo hormat !
Sak meniko kito termasuk generasi penerus pewaris kemerdekaan Pramilo kito berkewajiban nerusaken perjuangan poro pejuang ingkang rumiyin. Shoho memelihara lan melestarikan kesejahteraan Negeri Indonesia meniko. Sampun ngantos nikmat kemerdekaan ingkang meniko kito sia-siakan kanti ngawontenaken pesta pora, lan hura-hura ingkang boten berarti, tanpa ngawontenaken amalan-amalan ingkang beto kemanfaatan lan kemaslahayan Negara. Sebab kemerdekaan meniko boten semata-mata hadiah saking bangsa asing ingkang diberikan kanti cuma-Cuma, meniko boten. Tapi berkah jasa-jasa poro pejuang ingkang sampun rumiyin. Pramilo sepindah maleh kito ugi kedah mengisi kemerdekaan kanti menanamkan jasa kangge tiang-tiang ingkang bade dateng, utawi kangge generasi kita mangke. Hal meniko cocok kalian dawuhipun Ulama rumiyin…..
لَقَدْ غَرَسُوْا فَاءَ كَلْنَا وَإِنَّنَا لَنَغْرِسُ حَتَّى يَأْ كُلَ النَّاسُ بَعْدَ نَا
Ingkang Artosipun :
“Yekti wongkang dingin wes podo nandur jasa lan kito sing ngrasa’ake marang jasa lan sa’temene kito ugo kudu anandur jasa supoyo wong-wong kangsakwusi kito biso mangan jasa kito.
Poro Rawuh ingkang kulo hormati !
Ingkang terakhir monggo, putro-putri kito sedoyo, kito didik ingkang sahe lan kito arahaken dumateng perkaws ingkang sahe, supados mangke saget dados generasi-generasi penerus ingkang bertanggung jawab dateng kemajuan agama. Bangsa lan Negoro AMin yaa Rabbal alamin.
Kintenipun cekap semanten atur saking kulo. Mugi-mugi saget bermanfaat dumateng pribadi kawulo khususipun, lan umumipun dateng panjenengan sedoyo.
Masang pulut ning duwur cemoro
Menawi luput kulo nyuwun ngapuro
و بالله التو فيق و الهداية
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
بخط الفقير مفرو حين
بن منوّ ر الجفسى
Langganan:
Postingan (Atom)