Sabtu, 13 April 2013

ADOBE FLASH PLAYER

Solusi 1: Memperbarui Flash

  1. Buka laman unduhan program Flash Player di Adobe.com lalu unduh program penginstal Flash.
    Perhatian: Laman unduhan pada Adobe mungkin langsung mencentang kotak opsi untuk perangkat lunak opsional (misalnya Google Chrome atau McAfee Security Scan). Jika Anda tidak menghapus tanda centang pada kotak tersebut, perangkat lunak opsional yang terpilih juga akan terinstal pada komputer saat Anda membuka penginstal Flash.
  2. Setelah unduhan selesai, tutup Firefox. Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
  3. Buka berkas penginstal Flash yang diunduh, lalu ikuti petunjuknya.
Catatan: Jika Anda menjumpai masalah dengan penginstal Flash pada laman unduhan Adobe, Anda dapat langsung mengunduh program penginstal Flash Player lengkap dari Adobe.com.

Solusi 2: Menginstal Flash 10.3

Jika memperbarui ke versi terbaru Flash tidak dapat mengatasi masalah, Anda dapat mencoba untuk menginstal versi lawas Flash 10.3.
Peringatan: Flash 10.3 tidak memiliki fitur pembaruan otomatis sehingga Anda tidak akan diperingatkan jika ada versi baru. Menggunakan versi Flash terbaru sangat penting untuk menjaga keamanan komputer Anda.
Catatan: Anda mungkin perlu menulis langkah-langkah berikut atau mencetaknya karena Anda harus keluar dari Firefox untuk memulai prosesnya.

Langkah ke-1: Menghapus instalasi Flash

Untuk menghapus instalasi Flash di Windows, Anda harus menggunakan program penghapus instalasi yang disediakan oleh Adobe.
  1. Unduh program penghapus instalasi dari Adobe - uninstall_flash_player.exe (676 KB)
  2. Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
  3. Jalankan program penghapus instalasi Flash yang diunduh dan ikuti petunjuknya.
  4. Setelah selesai, Anda dapat memulai Firefox kembali dan lanjut ke langkah berikutnya.
Baca artikel bantuan Adobe Uninstalling Flash Player on Windows untuk mendapatkan keterangan selengkapnya.

Langkah ke-2: Instal Flash 10.3

Petunjuk berikut menjelaskan cara mengunduh dan menginstal Flash 10.3.
  1. Unduh Flash 10.3 dari situs Adobe - install_flash_player_10_plugin.exe (3 MB)
  2. Di bagian atas jendela Firefox, klik tombol Firefox (menu Berkas pada Windows XP), lalu klik menu Keluar
  3. Buka folder unduhan Anda dan klik ganda pada berkas install_flash_player_10_plugin.exe untuk memulai instalasi.
  4. Ikuti petunjuk program penginstal. Setelah instalasi selesai, Anda dapat membuka Firefox kembali.
Bagikan artikel ini: Gunakan tautan: http://mzl.la/LIoF7y untuk membagikan artikel ini. Saat tautan dibuka, tampilan artikel akan otomatis disesuaikan dengan sistem operasi dan bahasa yang sedang digunakan.

Sabtu, 06 April 2013

kosakata bahasa jepang

Belajar bahasa jepang yuk!!:D

gue juga bakal ngeshare huruf hiragana jepang sebener nya masih ada huruf jepang lain tpi nanti gue share deh gue mau share huruf hiragana dulu nih :

あ (a) い (i) う (u) え (e) お (o)か
(ka)  き (ki)  く(ku)  け (ke)  こ (ko)
きゃ (kya)  きゅ (kyu)  きょ (kyo) 
さ (sa)  し (shi)  す (su)  せ (se)  そ (so)  
しゃ (sha)  しゅ (shu)  しょ (sho) 
た (ta)  ち (chi)  つ (tsu)  て (te)  と (to)
ちゃ (cha)  ちゅ (chu)  ちょ (cho) 
な (na)  に (ni)  ぬ (nu)  ね (ne)  の (no)
にゃ (nya)  にゅ (nyu)  にょ (nyo) 
は (ha)  ひ (hi)  ふ (fu)  へ (he)  ほ ho
ひゃ (hya)  ひゅ (hyu)  ひょ (hyo) 
ま (ma)  み (mi)   む (mu)  め (me)   も (mo)
みゃ (mya)   みゅ (myu)  みょ (myo) 
や (ya)   ゆ (yu)   よ (yo) 
ら (ra)  り (ri)   る (ru)  れ (re)  ろ (ro)
りゃ (rya)   りゅ (ryu)  りょ (ryo) 
わ (wa)    を (wo) 
ん (n) が (ga)   ぎ (gi)   ぐ (gu)   げ (ge)   ご (go)
ぎゃ (gya)   ぎゅ (gyu)  ぎょ (gyo) 
 


ini berkat penelusuran gue ke berbagai blog orang akhirnya gue nemuin nih bahasa gaul jepang yang suka di pake sama anak remaja jepang gitu deh langsung aja yah:

bahasa Jepang yang digunakan oleh anak muda di Jepang dalam percakapan sehari-hari mereka berbeda dengan bahasa Jepang yang kamu pelajari di buku pelajaran bahasa jepang pada umumnya. Bagi kamu yang mau belajar bahasa jepang gaul liat kata-kata berikut ini……..
1.  uwaki otoko : cowok yang suka selingkuh
2.  uwaki onna : cewek yang suka selingkuh
3.  choukawaii : manis banget
4.  ikemen : cowok cakep
5.  otokotarashi : Play Girl
6.  onnatarashi : Play Boy
7.  hitomebore : cinta pandangan pertama
8.  ai shitemo ii? : bolehkah aku mencintaimu?
9.  boku no soba ni ite kurenai? : maukah kau berada di sisiku?
10.puropoozu shitemo ii? : bolehkah aku melamarmu?
11.tada anata o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( per )
    tada kimi o aishiteru : aku cuma cinta sama kamu ( laki2 )
12.anata ni aete, yokatta : aku beruntung bisa bertemu denganmu
13.hanaretakunai : aku gak mau putus denganmu
14.anata ni deatte, yokatta : aku senang bisa mengenalmu (dikatakan saat putus dengan pacar)
15.mou wakareta : udah putus
16.ganbatte ne! : semangat!
17.tsumanne : membosankan ( per )
    tsumanna : membosankan ( laki2 )
18.mendoukusaina… : malasnya….
19.yatta!! : asyik!!! / berhasil!!
20.sugee : hebat
21.akiramenna!! : jangan putus asa!!
22.namaiki iun ja nee yo : jangan sombong-sombong
23.arienai : gak mungkin
24.nani atta no? : ada apa sih…?
25.oshiete kure! : kasih tau dong!
26.betsu ni : gak ada apa-apa
27.majide? : sumpah lo?
28.sokka : gitu ya… / oya…
29.maa ne : ya gitu deh
30.atarimaeda! : ya iyalah! (ya iya lah, masa ya iya dong)
31.yappa : sudah kuduga
32.shikata nai : apa boleh buat
33.kawaisou : kasian deh lo
34.iya / yada : gak mau
35.usotsuki : pembohong
36.urusai yo! : berisik tau! ( per )
    urusee yo! :berisik tau! ( laki2 )
37.jiro-jiro mite nanda yo! apa lo liat-liat!
38.baka mitai : seperti orang bodoh / dasar oon
39.baka yaro : dasar goblok
40.kusso : brengsek / sialan
41.saiteidayo : kamu gak ada apa-apanya
42.sukebe : dasar omes (otak mesum)
43.yabai! : gawat!
44.kimochi warui : sebel
45.suman : sorry

Ohayo:Selamat pagi
Konichiwa:Selamat siang
Konbanwa:Selamat malam
Moshi moshi:Halo(percakapan di telepon)
Arigato:Terima kasih
Sankyuu:Thank you
Hai:ya
Iie:tidak
Douzo:Silahkan
Oyasumi:Selamat tidur
Itadakimasu:Selamat makan
Gochisousama:(Diucapkan sehabis makan)
Gomen:maaf
Sumimasen:Maaf,permisi
Onegai shimasu:Saya mohon,please
Itekimasu:Saya pergi dulu(sebelum meninggalkkan rumah)
Tadaima:Saya pulang(diucapkan ketika tiba di rumah)
Okaeri:Selamat datang(diucapkan oleh orang yang di rumah
Ja ne!:Sampai nanti,see you!
Doushite?:Kenapa?
Dare?:Siapa?
Wakatta:Oke,mengerti
Wakaranai:Tidak mengerti
Chotto matte:Tunggu sebentar
Ima doko?:Di mana?
Kawaisou ni:kasihan
Masaka:Ngga mungkin....
Hontou ni?:Benar begitu?Really?
Sugoi,suge~:Keren
Uso:Bohong,no way
Jyodan:Bercanda
Yokatta:Syukurlah
Daijobu:Baik-baik
Kawaii:Imut-imut
Kakkoi:Tampan
Kirei:Cantik
Kowai:takut
Itai:Sakit
Baka:Bodoh
Ganbatte:Semangat ya!
Ikimashou:Let's go!
Naruhodo:Begitu.....,I see...,so
Ryoukai!:Roger!
Tasukete:Help me
Yatta:Hore!Yes!


ANATA = ANDA ?

Bagi kita yang sudah belajar bahasa Jepang, tentu ingin sekali mempraktekkannya bukan? Kalau bertemu dengan orang Jepang baik di tempat Anda sekolah, bekerja maupun beraktivitas, pasti ingin sekali mempraktekkan bahasa Jepang dengan bertanya hal yang sangat sederhana, misalnya "Siapa nama Anda ? Dimana Anda tinggal ? Apa hobi Anda ?", bukan ? Bagaimana Anda menanyakan kalimat-kalimat tadi dalam bahasa Jepang ? Apakah seperti berikut ? "Anata no namae wa nandesuka ?", "Anata wa doko ni sunde imasuka ? / "Anata no uchi wa dokodesuka ?", "Anata no shumi wa nandesuka ?"

Di dalam kalimat bahasa Jepang di atas, kata 'Anata' selalu digunakan untuk mengganti kata 'Anda'. Apakah ini kalimat bahasa Jepang di atas lazim digunakan? Mari kita simak ulasan berikut ini.

** Keterangan : BI ( Bahasa Indonesia), BJ (Bahasa Jepang)

1) BI : "Siapa nama Anda?"
BJ : "(Anata no) onamae wa ?"
2) BI : "Silakan tulis alamat Anda"
BJ : "(Anata no) gojusho wo kaite kudasai"
3) BI : "Pak Direktur, apakah Anda sakit ?"
BJ: "Shachou, (Anata wa) guai ga waruidesuka"
4) BI: "Apakah Anda, saudara Karim?"
BJ : "Anou, (anata wa) Karimu san desuka ?"
5) BI: "Apakah Anda suka durian?"
BJ: "(Anata wa) Dorian ga sukidesuka ?"
6) BI: "Anda besok pergi jam berapa?"
BJ: "(Anata wa) ashita nanjini ikimasuka"

Dari contoh di atas, terlihat bahwa perbedaan antara penggunaan kata "Anata" dengan 'Anda' terletak pada 'kehadirannya' dalam kalimat. Kalimat bahasa Indonesia yang mengandung kata 'Anda' di atas akan menjadi 'kalimat dengan tata bahasa yang salah' bila tanpa kata 'Anda', sedangkan kalimat bahasa Jepang tetap merupakan kalimat yang baik meski tanpa kata "Anata". Hal ini dikarenakan, pada wacana atau percakapan dalam bahasa Jepang penyebutan subjek / pelaku cukup di lakukan di kalimat awal saja. Sepanjang subjek / pelaku tidak berubah, untuk kalimat selanjutnya subjek / pelaku tidak perlu disebut. Selain itu, penyebutan kata "Anata" dalam tiap kalimat dan penggunaan kata "Anata" yang tidak pada tempatnya akan menimbulkan kesan 'meremehkan' atau 'sok akrab'.Untuk menghindari hal tersebut ada baiknya kita mengetahui penggunaan kata "Anata" tersebut.

1) "Anata" digunakan kepada orang yang tidak dikenal, tidak akrab, tidak mempunyai hubungan, atau yang usia dan kedudukannya sama atau lebih rendah sebagai sapaan 'sopan'.
Contoh: (Ada dompet jatuh, kita menanyakan kepada orang) "Kore, anata no ja arimasenka ?

2) "Anata" digunakan oleh atasan (menduduki posisi lebih atas) kepada bawahan (posisi bawah) Contoh:(Dalam wawancara kerja) "Anata wa imamade donna shigoto wo shite irasshaimashita ?

3) "Anata" digunakan untuk menyatakan makna 'Anda' sebagai 'khalayak' dalam tulisan (angket,iklan) ataupun lisan (pidato). Contoh: (Angket) Anata wa mainichi ko-hi- wo nomimasuka ? O Hai O Iie (Pidato) Anatagata wa dou omowareruka wakarimasen ga, watakushiawa kore ni sanseidekimasen.

4) "Anata" digunakan oleh wanita baik secara lisan maupun tertulis (puisi, lirik lagu) terhadap suami atau kekasihnya . Contoh: (Pagi hari saat suami akan berangkat kerja) "Anata, kyou nanjini okaerini narimasuka ?" (Lirik lagu "Anata" ) "Anata..., anata wa... itehoshii".

Untuk menghindari penyebutan kata "Anata" yang berulang, ada beberapa cara agar kita bisa menghindari penyebutan kata "Anata" tersebut.
a) Menggunakan kata yang mengandung makna "Anata". Misalnya, Onamae (nama Anda), Gojusho (alamat Anda), nama + san(sebagai ganti kata "Anata") dsbnya.
b) Menggunakan sebutan jabatan, kedudukan dsbnya. Misalnya, Sensei, Shachou, Senpai, dsb.
c) Menggunakan kata untuk menarik perhatian lawan bicara. Misalnya,Sumimasen, anou... Chotto..,dsbnya. 

percakapan jepang sehari2

SALAM DAN UNGKAPAN SEHARI-HARI


SALAM DAN UNGKAPAN SEHARI-HARI
(hibi no aisatsu to kaiwa hyoōgen)

1.1  SALAM PERTEMUAN - (atta oki)
Ohayō gozaimasu                   - selamat pagi
Konnichi wa                             - selamat siang
Konban wa                              - selamat malam

©ketiga salam diatas bisa berarti “hai” atau “halo” dalam bahasa Indonesia (pengucapannya di sesuaikan dengan waktu bertemu).

Contoh percakapan – (reibun):
I.
Murata            : Ari-san, ohayō gozaimasu                -           Saudar Ari, selamat pagi
Ari                    : Ohayō gozaimasu                            -           Selamat pagi

II.
Shizuka             : Ohayō                                               -           Selamat pagi!
                           O-dekake desu ka                            -           apakah saudara mau pergi/keluar?
Mari                 : Hai, chotto soko made                     -           Ya, hanya pergi kesitu.

III.
Kazuma           : Ohayō gozaimasu.                           -           Selamat pagi!
Heri                 : Ohayō gozaimasu.                           -           Selamat pagi!
Kazuma           : Kyō wa atsui desu ne.                      -           hari ini panas ya.
Heri                 : Sō desu ne                                        -           Iya
                           O-dekake desu ka                            -           Apakah anda mau pergi?
Kazuma           : Hai, gakkō e ittekimasu                   -           Ya pergi kuliah
Heri                 : Itterasshai.                                       -           Selamat berangkat!
Kazuma           : Ittekimasu.                                       -           Berangkat dulu ya

© “konnichi wad an konban wa” biasanya tidak digunakan dalam keluarga.


1.2  SALAM PERPISAHAN – (wakareru toki)
Oyasuminasai             -           Selamat tidur/istirahat, selamat malam
Sayonara                     -           Selamat tinggal
Baibai                          -           Selamat tinggal,daah! (bye bye)
Ja(dewa) mata                        -           Sampai jumpa
Mata atode                 -           Sampai jumpa nanti
Mata ashita                 -           Sampai jumpa besok
Mata raishū                -           Sampai jumpa minggu depan

Contoh percakapan – (reibun)
I.
Rina                 : Dewa, mata ashita.                          -           kalau begitu, sampai jumpa besok.
Tokio               : Mata ashita.                                     -           sampai jumpa besok.

II.
Hana                : Mata ashita.                                     -           Sampai jumpa besok
                           Ki o tsukete kudasai                         -           Hati-hati dijalan  ya.
Ari                   : Hai                                                    -           Ya.


1.3  SALAM BILA LAMA TIDAK BERJUMPA – (hisashiburi ni atta toki)
Ungkapan bila lama tidak berjumpa yang semuanya berarti “Lama tidak jumpa ya”, yaitu:
O-hisashiburi desu ne
Gobusata shite imasu
Gobusata shite orimasu

Contoh percakapan – (reibun)
I.
Takuya             : O-hisashiburi desu ne                      -           Lama tidak berjumpa ya.
                           O-genki desu ka.                                          Apa kabar?
Yukiko              : Hai, genki desu                                -           Ya, baik.

II.
Rena                : Gobusata shite imasu                       -           Lama tidak berjumpa ya
Juria                : Kochirakoso, gobusata shite imasu -           Ya sama, lama tidak berjumpa.
                           O-genki desu ka                               -           Bagaimana kabarnya?
Rena                : Hai, okagesama de genki desu        -           Ya, berkat doa Anda, saya baik-baik
                                                                                                Saja

III.
Budi                 : Hisashiburi desu ne                          -           Lama tidak berjumpa ya.
Toshiya            : Hai, gobusata shite orimasu                        -           Ya, lama tidak berjumpa.
Budi                 : O-kawari arrimasen ka                    -           Apakah selama ini Anda baik-baik
Saja
Toshiya            : Hai.                                                   -           Ya.

1.4  SALAM KETIKA MAKAN  - (taberu toki)
Taberu-mae    : Itadakimasu              -          Sebelum makan : Selamat makan!
Tabeto ato       : Gochisōsama deshita -          sesudah makan : Sudah kenyang


1.5  SALAM SETELAH BEKERJA - (shigoto ga owatta toki)
A: Otsukaresama deshita        -           Selesai kerja/sudah letih bekerja.
B: Dōmo, mata ashita             -           Terima kasih, sampai jumpa besok lagi!


1.6  SALAM KETIKA PERGI - (iku toki)
A: ittekimasu                           - Berangkat/pergi dulu
B: Itterasshai                           - selamat jalan/silakan pergi!


1.7  SALAM KETIKA DATANG - (kuru toki)
A: Tadaima                              -           Aku pulang/aku kembali!
B: Okaerinasai                                    -           Selamat dating/selamat datang kembali!


1.8  UNGKAPAN SEHARI-HARI – (hibi no hyōgen)
Arigatō gozaimasu                  -           terima kasih
Sumimasen                             -           maaf/permisi/numpang Tanya
Onegai shimasu                      -           tolong ya (minta bantuan)
Shitsurei shimasu                    -           permisi
O-tanjōbi, omedetō                -           selamat ulang tahun!
Go-kekkon, omedetō               -           Selamat menikah/selamat berbahagia!
o-shōgatsu, omedetō              -           selamat tahun baru!

Contoh percakapan – (reibun)
I.
Riki                  : Dōzo.                                                -           Silahkan!
Anri                 : Arigatō                                             -           Terima kasih.
Riki                  : Dō itashimashite                              -           Sama-sama

II.
Maki                : Hon o kashite kurete,                       -           Terima kasih atas pinjaman bukunya
                           Arigatō gozaimasu.
Takashi            : Dō itashimashite                              -           Sama-sama

Rabu, 03 April 2013

uts smt genap


jian Tengah Semester Genap
Tahun Akademik 2011/2012

Mata Kuliah : Struktur Data
Program Studi / Jenjang : Teknik Informatika/ S1
Semester / Kelas : 2 / Malam
Hari, tanggal : April 2012
Waktu / Sifat : 90 Menit / Tutup Buku
Dosen Penguji : Supriyadi, S.T.


  • Bacalah Soal dengan seksama, kerjakan yang dianggap paling mudah terlebih dahulu
  • Jawaban ditulis pada lembar jawaban yang telah disediakan

  1. Uraikan dan jelaskan pengertian dari Array Statis dan Array Dinamis disertai dengan Contoh ! (bobot nilai = 20)
  2. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis tipe data yang anda ketahui, dan jelaskan MENGAPA harus ada deklarasi tipe data pada setiap pengolahan menggunakan bahasa pemrograman tertentu? (bobot nilai = 20)

  1. Diketahui Tabel Pegawai seperti dibawah ini :
NIP
Nama_Pegawai
Jabatan
Gaji_Pokok
P-132314
Doni
Manager
4000
P-132315
Dina
Ass Manager
3000

Dengan menggunakan JavaScript dan Struktur Data Record, buatlah program untuk membuat tabel barang diatas, dengan memperhatikan hal berikut :
a. Properties Pegawai. (bobot nilai = 15)
b. Metode yang dimiliki tabel Pegawai tersebut adalah LihatData(Pegawai.LihatData). (bobot nilai = 15)

  1. Dengan menggunakan JavaScript buatlah Function untuk :
    1. Menambahkan data ke dalam Stack. (bobot nilai = 10)
    2. Mengambil data dari Stack. (bobot nilai = 10)
    3. Menampilkan Stack. (bobot nilai = 10)





Ujian Tengah Semester Genap
Tahun Akademik 2011/2012

Mata Kuliah : Praktikum Struktur Data
Program Studi / Jenjang : Teknik Informatika / Strata Satu (S1)
Semester / Kelas : 1 / Pagi
Waktu / Sifat : 90 Menit / Tutup Buku
Dosen Penguji : Supriyadi, S.T.


  • Bacalah Soal dengan seksama, kerjakan yang dianggap paling mudah terlebih dahulu
  • Jawaban ditulis pada lembar jawaban yang telah disediakan


  1. Implementasi Tipe data : Buatlah Program untuk menghitung persamaan kuadrat.! (bobot nilai = 20)
  2. Implementasi Array dan Stack : Buatlah Program untuk menentukan Nama Bulan, apabila inputannya berasal dari Prompt, contoh : apabila diketik angka 4 maka hasil keluaran programnya adalah April !
      (bobot nilai = 30)
  3. Implementasi Record : Diketahui Tabel Barang seperti dibawah ini : (bobot nilai = 50)
Kode_Barang
Nama_Barang
Satuan
Persediaan
BR-001
Monitor
Buah
20
BR-002
Kabel UTP
Roll
25

Dengan menggunakan JavaScript dan Struktur Data Record, buatlah program untuk membuat tabel barang diatas, dengan memperhatikan hal berikut :
a. Properties Barang.
b. Metode yang dimiliki tabel Barang tersebut adalah Show (Barang.TampilData).

konversi bilangan desimal

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal

Pada momen yang berbahagia ini, saya ingin coba menjabarkan tahap2 sederhana proses konversi bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.  Contoh penulisan : 1101112.
Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 178.
Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16  buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.
Hmm.. Sepertinya prolognya sudah cukup. Lanjut ke proses kalkulasi… 8)
—————————————————————————————————————————————-
Saya langsung saja ambil sebuah contoh bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner. Setelah itu, akan saya lakukan konversi masing2 bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 2510.
Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 2510 tersebut dengan 2, seperti berikut :
25 : 2 = 12,5
Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.    —–> Sampai disini masih mengerti kan? :)
Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :
12 : 2 = 6 sisa 0.      —–> Ingat, selalu tulis sisanya.
Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.
12 : 2 = 6 sisa 0.
6 : 2 = 3 sisa 0.
3 : 2 = 1 sisa 1.
1 : 2 = 0 sisa 1.
0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)
Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.
Maka hasilnya adalah 0110012. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 110012. Sip? ;)
—————————————————————————————————————————————-
Lanjut…..sekarang saya akan menjelaskan konversi bilangan desimal ke oktal.
Proses konversinya mirip dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini pembaginya adalah 8. Misalkan angka yang ingin saya konversi adalah 3310. Maka :
33 : 8 = 4 sisa 1.
4 : 8 = 0 sisa 4.
0 : 8 = 0 sisa 0….(end)
Hasilnya? Coba tebak…418!!! :D
—————————————————————————————————————————————-
Sekarang tiba waktunya untuk mengajarkan proses konversi desimal ke heksadesimal:D
Seperti biasa, langsung saja ke contoh. Hehe…
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya ubah adalah 24310. Untuk menghitung proses konversinya, caranya sama saja dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini angka pembaginya adalah 16. Maka :
243 : 16 = 15 sisa 3.
15 : 16 = 0 sisa F.      —-> ingat, 15 diganti jadi F..
0 :  16 = 0 sisa 0….(end)
Nah, maka hasil konversinya adalah F316. Mudah, bukan? 8)
—————————————————————————————————————————————-
Fiuh..Lanjut lagi… :D
Sekarang kita beralih ke konversi bilangan biner ke desimal. Proses konversi bilangan biner ke bilangan desimal adalah proses perkalian setiap bit pada bilangan biner dengan perpangkatan 2, dimana perpangkatan 2 tersebut berurut dari kanan ke kiri bit bernilai 2o sampai 2n.
Langsung saja saya ambil contoh bilangan yang merupakan hasil perhitungan di atas, yaitu 110012. Misalkan bilangan tersebut saya ubah posisinya mulai dari kanan ke kiri menjadi seperti ini.
1
0
0
1
1
Nah, saatnya mengalikan setiap bit dengan perpangkatan 2. Ingat, perpangkatan 2 tersebut berurut mulai dari 2o sampai 2n, untuk setiap bit mulai dari kanan ke kiri. Maka :
1     ——>    1 x 2o = 1
0     ——>    0 x 21 = 0
0     ——>    0 x 22 = 0
1     ——>    1 x 23 = 8
1     ——>    1 x 24 = 16 —> perhatikan nilai perpangkatan 2 nya semakin ke bawah semakin besar
Maka hasilnya adalah 1 + 0 + 0 + 8 + 16 = 2510.
Nah, bandingkan hasil ini dengan angka desimal yang saya ubah ke biner di awal tadi. Sama bukan? ;)
—————————————————————————————————————————————-
Sudah ini, sudah itu, sekarang….nah, konversi bilangan biner ke oktal. hehe…siap?
Untuk merubah bilangan biner ke bilangan oktal, perlu diperhatikan bahwa setiap bilangan oktal mewakili 3 bit dari bilangan biner. Maka jika kita memiliki bilangan biner 1101112 yang ingin dikonversi ke bilangan oktal, langkah pertama yang kita lakukan adalah memilah-milah bilangan biner tersebut, setiap bagian 3 bit, mulai dari kanan ke kiri, sehingga menjadi seperti berikut :
110                 dan               111
Sengaja saya buat agak berjarak, supaya lebih mudah dimengerti. Nah, setelah dilakukan proses pemilah2an seperti ini, dilakukan proses konversi ke desimal terlebih dahulu secara terpisah. 110 dikonversi menjadi 6, dan 111 dikonversi menjadi 7. Hasilnya kemudian digabungkan, menjadi 678, yang merupakan bilangan oktal dari 1101112… 8)
“Tapi, itu kan kebetulan bilangan binernya pas 6 bit. Jadi dipilah2 3 pun masih pas. Gimana kalau bilangan binernya, contohnya, 5 bit?” Hehe…Gampang..Contohnya 110012. 5 bit kan? Sebenarnya pemilah2an itu dimulai dari kanan ke kiri. Jadi hasilnya 11 dan 001. Ini kan sebenarnya sudah bisa masing2 diubah ke dalam bentuk desimal. Tapi kalau mau menambah kenyamanan di mata, tambahin aja 1 angka 0 di depannya. Jadi 0110012. Tidak akan merubah hasil perhitungan kok. Tinggal dipilah2 seperti tadi. Okeh?
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya adalah konversi bilangan biner ke heksadesimal.
Hmm…sebagai contoh, misalnya saya ingin ubah 111000102 ke bentuk heksadesimal. Proses konversinya juga tidak begitu rumit, hanya tinggal memilahkan bit2 tersebut menjadi kelompok2 4 bit. Pemilahan dimulai dari kanan ke kiri, sehingga hasilnya sbb :
1110            dan           0010
Nah, coba lihat bit2 tersebut. Konversilah bit2 tersebut ke desimal terlebih dahulu satu persatu, sehingga didapat :
1110 = 14    dan           0010 = 2
Nah, ingat kalau 14 itu dilambangkan apa di heksadesimal? Ya, 14 dilambangkan dengan E16.
Dengan demikian, hasil konversinya adalah E216.
Seperti tadi juga, gimana kalau bilangan binernya tidak berjumlah 8  bit? Contohnya 1101012? Yaa…Seperti tadi juga, tambahin aja 0 di depannya. Tidak akan memberi pengaruh apa2 kok ke hasilnya. Jadi setelah ditambah menjadi 001101012. Selanjutnya, sudah gampang kan? ;)
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya, konversi bilangan oktal ke desimal. Hal ini tidak terlalu sulit. Tinggal kalikan saja setiap bilangan dengan perpangkatan 8. Contoh, bilangan oktal yang akan dikonversi adalah 718. Maka susunannya saya buat menjadi demikian :
1
7
dan proses perkaliannya sbb :
1 x 8o = 1
7 x 81 = 56
Maka hasilnya adalah penjumlahan 1 + 56 = 5710.
—————————————————————————————————————————————-
Habis konversi oktal ke desimal, maka saat ini giliran oktal ke biner. Hehe..
Langsung ke contoh. Misalkan saya ingin mengubah bilangan oktal 578 ke biner. Maka langkah yang saya lakukan adalah melakukan proses konversi setiap bilangan tersebut masing2 ke 3 bit bilangan biner. Nah, angka 5 jika dikonversi ke biner menjadi….? 1012. Sip. Nah, 7, jika dikonversi ke biner menjadi…? 1112. Mantap. Maka hasilnya adalah 1011112. Jamin benar deh…. :)
—————————————————————————————————————————————-
Hmm…berarti…sekarang giliran konversi oktal ke heksadesimal.
Untuk konversi oktal ke heksadesimal, kita akan membutuhkan perantara, yaitu bilangan biner. Maksudnya? Maksudnya adalah kita konversi dulu oktal ke biner, lalu konversikan nilai biner tersebut ke nilai heksadesimalnya. Nah, baik yang konversi oktal ke biner maupun biner ke heksadesimal kan udah dijelaskan. Coba buktikan, bahwa bilangan oktal 728 jika dikonversi ke heksadesimal menjadi 3A16. Bisa kan? Bisa dong… ;)
—————————————————————————————————————————————-
Selanjutnya adalah konversi bilangan heksadesimal ke desimal.
Untuk proses konversi ini, caranya sama saja dengan proses konversi biner ke desimal, hanya saja kali ini perpangkatan yang digunakan adalah perpangkatan 16, bukan perpangkatan 2. Sebagai contoh, saya akan melakukan konversi bilangan heksa C816 ke bilangan desimal. Maka saya ubah dulu susunan bilangan heksa tersebut, mulai dari kanan ke kiri, sehingga menjadi sebagai berikut :
8
C
dan kemudian dilakukan proses perkalian dengan perpangkatan 16, sebagai berikut :
8 x 16o = 8
C x 161 = 192     ——> ingat, C16 merupakan lambang dari 1210
Maka diperolehlah hasil konversinya bernilai 8 + 192 = 20010.
—————————————————————————————————————————————-
Tutorial berikutnya, konversi dari heksadesimal ke biner.
Dalam proses konversi heksadesimal ke biner, setiap simbol dalam heksadesimal mewakili 4 bit dari biner. Misalnya saya ingin melakukan proses konversi bilangan heksa B716 ke bilangan biner. Maka setiap simbol di bilangan heksa tersebut saya konversi terpisah ke biner. Ingat, B16 merupakan simbol untuk angka desimal 1110. Nah, desimal 1110 jika dikonversi ke biner menjadi 10112, sedangkan desimal 710 jika dikonversi ke biner menjadi 01112. Maka bilangan binernya adalah 101101112, atau kalau dibuat ilustrasinya seperti berikut ini :
B                         7       —-> bentuk heksa
11                       7       —-> bentuk desimal
1011                0111  —-> bentuk biner
Hasilnya disatukan, sehingga menjadi 101101112. Understood? ;)
—————————————————————————————————————————————-
Yang terakhir adalah konversi heksadesimal ke oktal.
Nah, sama seperti konversi oktal ke heksadesimal, kita membutuhkan bantuan bilangan biner. Lakukan terlebih dahulu konversi heksadesimal ke biner, lalu konversikan nilai biner tersebut ke oktal. Sebagai latihan, buktikan bahwa nilai heksadesimal E716 jika dikonversi ke oktal menjadi 3478. Hehe…Kamu bisa!!!
—————————————————————————————————————————————-
Edit:
Untuk memudahkan pencarian dan pembelajaran, saya cantumkan link ke artikel saya yang lain yang berhubungan dengan konversi bilangan. Kalau saya ada membuat artikel yang baru pada topik ini, akan saya cantumkan juga nanti. Silahkan dikunjungi. :D